Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif

Kamis, 10 September 2026 - 15:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Terpapar Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ilustrasi).

Masyarakat Terpapar Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ilustrasi).

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai menambah kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan masyarakat di Kabupaten Serang, Banten. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang mencatat kasus ISPA mencapai 4.062 kasus selama periode 1 hingga 8 September 2026. Namun, Dinkes menegaskan angka tersebut masih bersifat fluktuatif dan belum dapat disimpulkan sebagai dampak langsung erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Serang, Istianah Hariyati, mengatakan angka kasus ISPA sejak awal erupsi pada 5 September 2026 menunjukkan tren naik turun.

“Ya, kalau kita lihat datanya dari awal terjadi erupsi itu tanggal 5 dengan kondisi tanggal 4 sih hampir sama. Nah, tanggal 6 hari Minggu layanan rawat jalan enggak ada, adanya kan UGD sama rawat inap. Jadi, kalau dari angka tanggal 6 hari Minggu itu memang sepertinya turun ISPA,” kata Istianah, Rabu (9/9/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun Dinkes Kabupaten Serang, kasus ISPA pada 1 September tercatat sebanyak 718 kasus. Kemudian turun menjadi 555 kasus pada 2 September dan kembali turun menjadi 517 kasus pada 3 September.

BACA JUGA :  Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk

Pada 4 September, kasus ISPA tercatat sebanyak 527 kasus, kemudian meningkat menjadi 556 kasus pada 5 September. Angka tersebut turun drastis pada 6 September menjadi 82 kasus.

Selanjutnya, kasus ISPA melonjak tajam pada 7 September hingga mencapai 1.107 kasus, sebelum kembali turun menjadi 937 kasus pada 8 September.

“Data yang kami himpun itu bervariasi. Per tanggal 1 September itu mencapai 718, tanggal 2 mencapai 555, tanggal 3 itu mencapai 517, per tanggal 4 itu mencapai 527, kemudian tanggal 5 September mencapai 556. Namun saat tanggal 6 mengalami penurunan drastis mencapai 82 dan puncak pada tanggal 7 itu mencapai 1.107 dan terakhir tanggal 8 kembali mengalami penurunan mencapai 937 pengidap ISPA,” tutur Istianah.

BACA JUGA :  Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Jejak 5 Jurnalis Hilang Saat Liput GAK Masih Misterius

Meski terjadi peningkatan kasus setelah erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Kabupaten Serang belum bisa memastikan bahwa lonjakan tersebut berkaitan langsung dengan abu vulkanik.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande
Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook
Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk
Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang
Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten
Kapal Ferry Milik PT ASDP Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi
Setahun Kasus Selly Mandek, Penyidik Polresta Tangerang Dipanggil Polda Banten
Rumah Tangga Memanas! Suami Laporkan Istri Atas Kasus Dugaan KDRT
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:25

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:34

Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22

Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:34

Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page