Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif

Kamis, 10 September 2026 - 15:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Terpapar Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ilustrasi).

Masyarakat Terpapar Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ilustrasi).

“Kita selalu pantau dan buka posko layanan khususnya di kecamatan yang terdampak signifikan yaitu Kecamatan Cinangka dan Kecamatan Anyer, masing-masing terdiri 14 dan 12,” tuturnya.

Namun, Istianah kembali menegaskan pihaknya masih membutuhkan kajian lebih mendalam untuk memastikan apakah erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan peningkatan kasus ISPA.

“Apakah ada peningkatan atau tidak karena erupsi kita belum bisa menyimpulkan, harus dikaji lebih dalam lagi,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, ISPA sendiri dapat disebabkan oleh berbagai jenis kuman penyakit. Tidak hanya akibat debu atau kondisi lingkungan, tetapi juga dapat dipicu oleh virus, bakteri, jamur maupun penyebab lainnya.

BACA JUGA :  Sosok AKBP Andri Kurniawan; Anggota Polri yang Dimutasi Jadi Kapolres Serang

“ISPA itu kan infeksi saluran pernapasan akut ya. Penyebabnya itu kuman penyakit bisa karena virus dan bakteri, bisa karena jamur atau karena penyebab lain. Yang paling sering adalah virus dan bakteri,” tuturnya.

Masyarakat diminta mewaspadai sejumlah gejala ISPA, mulai dari demam, meriang, batuk, pilek hingga nyeri tenggorokan. Kondisi menjadi lebih serius apabila penderita mulai mengalami sesak napas.

BACA JUGA :  Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026

“Kalau gejala awal ISPA, ini pasti saluran pernapasan akut, setiap infeksi itu pasti ada demam bisa ringan maupun tinggi, meriang, anget-anget kemudian disertai dengan batuk pilek, ada nyeri tenggorokan. Nah, kalau sudah sampai terjadi sesak nafas itu sudah berbahaya, sudah ada alarmnya kalau sampai terjadi sesak,” tegas Istianah.

Dinkes Kabupaten Serang pun mengimbau masyarakat untuk memperkuat daya tahan tubuh guna mencegah ISPA, terutama di tengah kondisi lingkungan yang rentan terhadap debu dan perubahan cuaca.

BACA JUGA :  Dugaan Keracunan Massal Program MBG di Serang, Belasan Siswa Mual Usai Makan Telur Basi

“Pertama tentunya adalah memperkuat daya tahan tubuh. Meskipun ada kuman tapi kalau daya tahan tubuh kita bagus, kuman itu akan bisa dieliminasi dari tubuh kita oleh sistem kekebalan tubuh kita. Adapun cara meningkatkan daya tahan tubuh atau kekebalan tubuh yang paling adalah menjaga supaya asupan gizi kita bagus, makan gizi seimbang serta aktivitas fisik yang cukup,” pungkasnya.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande
Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook
Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk
Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang
Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten
Kapal Ferry Milik PT ASDP Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi
Setahun Kasus Selly Mandek, Penyidik Polresta Tangerang Dipanggil Polda Banten
Rumah Tangga Memanas! Suami Laporkan Istri Atas Kasus Dugaan KDRT
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:25

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:34

Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22

Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:34

Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page