APBD Perubahan Kabupaten Serang Disepakati, DPRD Minta Lebih Berdampak ke Warga

Rabu, 16 September 2026 - 10:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan struktur tersebut, APBD Perubahan 2026 mengalami defisit sebesar Rp122.283.004.793. Defisit tersebut ditutup melalui pembiayaan neto dengan nilai yang sama sehingga SiLPA tahun berkenaan berada pada angka nol.

“Pendapatan daerah setelah perubahan sebesar Rp3.346.640.776.082, belanja daerah setelah perubahan sebesar Rp3.468.923.780.875. Maka terjadi defisit anggaran sebesar Rp122.283.004.793,” ujar Joko.

Dari sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan tercatat sebesar Rp125.077.464.775. Sementara pengeluaran pembiayaan meningkat dari Rp2,5 miliar menjadi Rp2.794.459.982.

DPRD Tekankan Percepatan Realisasi Anggaran

Setelah APBD Perubahan disepakati, perhatian berikutnya diarahkan pada pelaksanaan program di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Joko mengingatkan agar seluruh OPD memanfaatkan sisa waktu tahun anggaran secara maksimal. Percepatan realisasi diperlukan agar program yang telah direncanakan dapat terlaksana tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Kopi Nalar Temukan Celah dalam Raperda Bangunan Gedung Kabupaten Serang

“Optimalisasi kinerja seluruh OPD penting agar sisa waktu yang ada dimanfaatkan secara maksimal untuk menggenjot realisasi pendapatan, menjaga ketepatan waktu penyerapan anggaran, serta memastikan program yang berjalan benar-benar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang,” ujarnya.

Menurutnya, efektivitas APBD tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang ditetapkan, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah daerah dalam melaksanakan program sesuai target dan kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Serang Pastikan Paripurna Tetap Korum Meksi Fraksi PDIP 'Walkout'

Pemkab Serang Arahkan Anggaran untuk Pembangunan dan Pelayanan Publik

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan kesepakatan APBD Perubahan 2026 menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pembangunan daerah.

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang
DPRD Banten Kawal Pemutakhiran Data Kesejahteraan Agar Bansos Tepat Sasaran
Komisi V DPRD Banten Fasilitasi Mediasi Sengketa Lahan SMAN 1 Kabupaten Tangerang
Pedagang Pasar Pandeglang Mengaku Dipungut 6 Kali Sehari, DPRD Soroti Pengelolaan Parkir Jalan Yumaga
Rencana Kerja DPRD Banten Tahun 2027 Rampung Dibahas, Apa Saja?
Wakil Ketua DPRD Banten Barhum Buka Jalan Tindak Lanjut Aspirasi Pendamping Koperasi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:02

Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:12

DPRD Banten Kawal Pemutakhiran Data Kesejahteraan Agar Bansos Tepat Sasaran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:33

Komisi V DPRD Banten Fasilitasi Mediasi Sengketa Lahan SMAN 1 Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page