TOTALBANTEN.COM, PANDEGLANG -Kekecewaan terhadap penjadwalan audiensi berujung aksi mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pandeglang. Sejumlah aktivis Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) merangsek masuk ke area perkantoran dan menyisir sejumlah ruangan pimpinan DPRD, Selasa (20/10/2026).
Aksi tersebut dipicu pembatalan audiensi yang menurut KNPI disampaikan secara mendadak, setelah mereka melayangkan surat permohonan dialog sejak Agustus 2026.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah aktivis KNPI bergerak menuju ruangan pimpinan DPRD Pandeglang. Mereka mendapati sejumlah ruangan dalam keadaan tertutup dan tidak terdapat orang di dalamnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua KNPI Kabupaten Pandeglang, Saepudin, didampingi sejumlah pengurus, menyampaikan kekecewaannya terhadap pelayanan administrasi dan komunikasi di lingkungan sekretariat DPRD.
Ia menilai, ketidakjelasan informasi mengenai jadwal audiensi telah menimbulkan kesalahpahaman antara pemuda dan lembaga legislatif.
“Terhadap DPRD Kabupaten Pandeglang, ini menjadi suatu kegaduhan bagi wakil rakyat. Ini berawal dari miskomunikasi dan komunikasi yang tidak baik yang dilakukan DPRD dengan staf kesekretariatannya. Kita sudah melayangkan surat untuk berdialog beraudiensi, tapi penjadwalannya sangat tidak baik,” ujar Saepudin.
Ia menjelaskan, KNPI telah mengirimkan surat permohonan audiensi pada 21 Agustus 2026, kemudian melayangkan surat susulan pada 14 Oktober 2026. Namun, menurut dia, informasi mengenai penjadwalan tidak diterima secara jelas hingga hari audiensi yang semula direncanakan.
Saepudin mengaku kecewa karena pemberitahuan pembatalan baru diterima menjelang pelaksanaan audiensi, dengan jadwal baru pada hari berikutnya.
“Hari ini kita beraudiensi, surat resmi pembatalan baru datang dan dibatalkan ke hari besok. Kita melayangkan surat secara resmi, mereka membalas setengah dua belas lebih. Ini terhadap DPRD secara administrasi cacat birokrasi,” tegasnya.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







