Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos

Kamis, 10 September 2026 - 16:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Tandatangani Kontrak Kerjasama dengan PT Pos Indonesia (Pung/totalbanten).

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Tandatangani Kontrak Kerjasama dengan PT Pos Indonesia (Pung/totalbanten).

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Banten menargetkan penyaluran 13 ton beras biofortifikasi kepada masyarakat yang mengalami kerawanan pangan dan kekurangan nutrisi, khususnya kandungan zinc.

Untuk memastikan bantuan pangan tersebut benar-benar sampai kepada penerima manfaat, DKP Banten menggandeng PT Pos Indonesia sebagai transporter atau pihak yang bertanggung jawab dalam proses distribusi beras ke wilayah yang telah ditetapkan.

BACA JUGA :  Disuntik Dana CSR Jerman Rp 3,5 Miliar, Proyek Waterway Kota Tangerang Berujung Mangkrak

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Nasir, mengatakan target penyaluran bantuan beras biofortifikasi pada tahun ini mencapai 13 ton.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tahun ini kita target 13 ton,” ucap Nasir, Rabu (9/9/2026).

Nasir menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari intervensi pemerintah terhadap persoalan kerawanan pangan yang dipetakan melalui peta kerentanan pangan di Provinsi Banten.

BACA JUGA :  Bobol Rumah untuk Curi Motor, Dua Pelaku di Pandeglang Ditangkap Polisi

Beras yang disalurkan bukan sekadar beras biasa. DKP Banten menargetkan beras biofortifikasi yang memiliki kandungan zinc dan diperuntukkan bagi masyarakat yang mengalami kekurangan nutrisi tersebut.

“Iya, ada kegiatan intervensi terkait rawanan pangan sesuai dengan peta kerentanan pangan. Nah, itu kan beras bio fortifikasi untuk ibu-ibu yang kekurangan zinc sebanyak 13 ton,” kata Nasir.

BACA JUGA :  Pemprov Banten Pamer Kontribusi Program saat HUT Kabupaten Serang ke-500

Menurut Nasir, keberadaan transporter menjadi bagian penting agar distribusi bantuan tidak berhenti pada proses pengadaan, tetapi benar-benar diterima masyarakat yang menjadi sasaran.

“Penyaluran bantuan ini harus ada transporter. Nah, makanya kita kerja sama dengan PT Pos agar beras ini betul-betul sampai ke penerima manfaat secara baik sehingga tidak ada kendala,” tutur Nasir.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande
Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook
Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk
Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang
Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten
Kapal Ferry Milik PT ASDP Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi
Setahun Kasus Selly Mandek, Penyidik Polresta Tangerang Dipanggil Polda Banten
Rumah Tangga Memanas! Suami Laporkan Istri Atas Kasus Dugaan KDRT
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:25

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:34

Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22

Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:34

Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page