Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos

Kamis, 10 September 2026 - 16:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Tandatangani Kontrak Kerjasama dengan PT Pos Indonesia (Pung/totalbanten).

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Tandatangani Kontrak Kerjasama dengan PT Pos Indonesia (Pung/totalbanten).

Pemilihan PT Pos Indonesia sebagai mitra transporter dilakukan karena perusahaan tersebut dinilai memiliki pengalaman dalam distribusi bantuan pangan sekaligus didukung armada logistik yang memadai.

“PT Pos kan salah satu transporter yang selama ini memang sudah pernah melakukan tugas untuk mengantarkan beras-beras untuk penerima manfaat dan sudah banyak dipakai baik untuk Bapanas sendiri karena mereka punya armada yang memadai. Sehingga tidak kesulitan bagi PT Pos untuk menyalurkan bantuan yang dari ketahanan pangan ke wilayah-wilayah yang memang sudah ditetapkan,” tutur Nasir.

Namun, langkah distribusi tersebut dilakukan ketika beras biofortifikasi yang menjadi target bantuan belum seluruhnya tersedia. DKP Banten baru menandatangani kontrak kerja sama dengan PT Pos Indonesia pada 8 September 2026 dengan masa kontrak selama satu tahun.

Nasir mengatakan langkah tersebut dilakukan agar proses distribusi bisa langsung berjalan ketika beras hasil produksi petani sudah tersedia.

“Ya, baru kemarin kita kontrak kerja sama, walaupun padinya belum panen dan perkiraan panen bulan ini. Cuma kan tetap kita harus melakukan kerja sama agar begitu pihak ketiga nanti yang menyalurkan ini sudah langsung bisa diantar oleh PT Pos,” tegas Nasir.

BACA JUGA :  Hampir 10 Ribu Warga Binaan di Tanah Jawara dapat Hadiah di HUT RI ke-81

Ia optimistis target 13 ton beras biofortifikasi dapat terpenuhi. Menurutnya, DKP Banten akan memanfaatkan hasil budidaya yang dilakukan Dinas Pertanian bersama kelompok tani.

Beras yang dihasilkan petani nantinya akan dibeli untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat. DKP juga akan melakukan pengujian laboratorium untuk memastikan kandungan zinc pada beras sesuai dengan standar yang ditargetkan.

“Ya, sudah insyaallah kan Dinas Pertanian juga kan melakukan kegiatan budidaya dengan kelompok tani ya. Kita kerja sama dengan kelompok tani agar hasil beras yang dihasilkan beras bio fortifikasi itu bisa kita ambil untuk kita berikan kepada penerima manfaat dan itu nanti juga kita lakukan uji di lab sesuai dengan kandungan apakah betul sesuai dengan keinginan kita bahwa zinc harus ada,” tutur Nasir.

BACA JUGA :  Umar bin Barmawi Salurkan Traktor di Desa Bojong Pandan di Tengah Keterbatasan Alat Petani

Nasir mengakui kebutuhan terhadap beras biofortifikasi sebenarnya cukup besar. Namun, pihaknya tidak ingin sembarang mengambil beras yang beredar di pasaran karena khawatir sudah tercampur dengan jenis beras lainnya.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Jejak 5 Jurnalis Hilang Saat Liput GAK Masih Misterius
Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif
7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk
Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK
5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan
Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat
Pemkab Serang Siapkan Pasokan 400 Ton Sampah untuk PSEL Kota Serang Tahun 2027
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:55

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Jejak 5 Jurnalis Hilang Saat Liput GAK Masih Misterius

Kamis, 10 September 2026 - 16:58

Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos

Kamis, 10 September 2026 - 15:26

Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif

Rabu, 9 September 2026 - 22:40

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Rabu, 9 September 2026 - 12:53

Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page