Anggaran Tenaga Ahli Banten Rp55,47 Miliar, Data Rekrutmen dan Pekerjaan Sulit Diakses

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEM Nusantara (BEM Nus) Banten, membahas anggaran belanja tenaga ahli bersama pejabat Kominfo Banten, Dok (Totalbanten.com)

BEM Nusantara (BEM Nus) Banten, membahas anggaran belanja tenaga ahli bersama pejabat Kominfo Banten, Dok (Totalbanten.com)

Dibandingkan dengan Penghasilan PPPK

Persoalan belanja tenaga ahli juga mendapat perhatian dari kalangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Ketua Forum Pegawai Non-PNS Banten, Taufik Hidayat, mengatakan kebijakan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai rasa keadilan, terutama karena masih terdapat PPPK yang menerima penghasilan relatif terbatas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Taufik, PPPK penuh waktu dengan pendidikan sarjana menerima gaji sekitar Rp3,5 juta. Setelah ditambah Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) dan tunjangan keluarga, penghasilannya sekitar Rp4,2 juta per bulan.

BACA JUGA :  Kualitas Pelayanan Publik di Banten Kembali Diuji Ombudsman

Sementara PPPK paruh waktu menerima sekitar Rp2 juta tanpa tunjangan tambahan.

“PPPK penuh waktu digaji sekitar Rp3,5 juta ditambah TPP Rp350 ribu dan tunjangan lain jadi total sekitar Rp4,2 juta. Kalau paruh waktu sekitar Rp2 juta lebih tanpa menerima tunjangan lagi,” kata Taufik, Senin (27/7/2026).

Ia berharap pemerintah juga mempertimbangkan peningkatan TPP bagi PPPK.

“Harapan kami TPP jangan hanya Rp350 ribu. Selama ini alasannya tidak ada anggaran. Tapi faktanya anggaran untuk tenaga ahli mencapai Rp55 miliar. Mereka mah lebih sejahtera dari kita,” ujarnya.

BACA JUGA :  Daftar OPD Paling Banyak Serap Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Pemprov Banten

Taufik menilai sebagian pekerjaan yang dikerjakan tenaga ahli sebenarnya dapat ditangani PPPK yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya.

Menunggu Data Dibuka

Penjelasan Diskominfo mengenai berkurangnya jumlah tenaga ahli memberikan gambaran mengenai kebutuhan teknis di lingkungan pemerintah daerah. Namun, pertanyaan mengenai keterbukaan data masih menjadi pekerjaan berikutnya.

Publik membutuhkan informasi yang lebih rinci mengenai siapa yang bekerja, pekerjaan apa yang dilakukan, nilai kontraknya, dasar kebutuhannya, serta hasil yang diberikan kepada pemerintah.

BACA JUGA :  Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar; Pergub SHS Banten Perluas Ruang Nomenklatur Kemendagri

Dengan anggaran mencapai Rp55,47 miliar dalam 184 paket pekerjaan, keterbukaan informasi menjadi penting agar masyarakat dapat menilai apakah belanja tersebut telah sesuai kebutuhan dan menghasilkan manfaat yang sepadan.

Persoalannya, bukan semata-mata mengenai ada atau tidaknya tenaga ahli, melainkan seberapa mudah masyarakat dapat menelusuri penggunaan uang publik hingga mengetahui hasil pekerjaan yang dibayar dari APBD.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page