Tenaga Ahli Pemprov Banten Capai 1.853, BEMNus; Rekrutmen Tertutup, Medsos Banyak Diisi Acara Seremonial

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEMNus Banten saat audiensi dengan Pemerintah Provinsi Banten terkait belanja tenaga ahli yang menjadi sorotan publik. (Total Banten)

BEMNus Banten saat audiensi dengan Pemerintah Provinsi Banten terkait belanja tenaga ahli yang menjadi sorotan publik. (Total Banten)

Besarnya jumlah tenaga ahli tersebut berjalan beriringan dengan meningkatnya anggaran. Belanja jasa tenaga ahli Pemprov Banten tercatat sekitar Rp38 miliar pada 2024, kemudian meningkat menjadi Rp52,38 miliar pada 2025, dan kembali naik menjadi Rp55,47 miliar pada 2026.

Pada periode yang sama, APBD Provinsi Banten justru mengalami penurunan. APBD 2024 tercatat sekitar Rp11,73 triliun, turun menjadi Rp10,50 triliun pada 2025, dan kembali turun menjadi Rp10,27 triliun pada 2026.

BACA JUGA :  BPKAD Banten Akui Honorarium Lembaga Masuk Alokasi Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Anggaran tenaga ahli tersebut tersebar dalam 184 paket pekerjaan di berbagai OPD. Bagi Aat, besarnya anggaran dan jumlah tenaga ahli membuat pemerintah perlu memberikan penjelasan yang lebih rinci.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan soal tenaga ahlinya boleh atau tidak. Yang kami pertanyakan adalah prosesnya. Kalau jumlahnya sampai ribuan dan anggarannya puluhan miliar, masyarakat harus bisa melihat dasar kebutuhannya,” katanya.

“Kalau ada sebanyak itu, publik tentu wajar bertanya. Mereka mengerjakan apa? Apa output-nya? Berapa lama kontraknya? Berapa nilai kontraknya? Dan bagaimana mereka direkrut?” ujar Aat.

BACA JUGA :  Kemendagri Wajibkan Penandaan Tematik, Berapa Anggaran untuk Kemiskinan Banten 2027?

Aat menjelaskan, meski tenaga ahli bukan ASN maupun PPPK. Tetapi penggunaannya berkaitan dengan kebutuhan jasa profesional dan mekanisme kontraktual sesuai jenis pekerjaan dan pengadaannya. Oleh karena itu, perbedaan status tersebut tidak berarti prosesnya dapat luput dari pengawasan publik.

“ASN saja ada mekanisme seleksi yang jelas. Tenaga ahli memang bukan ASN, tetapi ketika honornya dibayar dari APBD, proses penggunaannya tetap harus transparan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Tunjangan ASN Tak Surut-surut Meski APBD Banten Menyusut Hingga Rp2,40 Triliun

Ia meminta Pemprov Banten membuka informasi mengenai analisis kebutuhan, Kerangka Acuan Kerja (KAK), kualifikasi tenaga ahli, metode pemilihan, nilai kontrak, identitas penyedia atau tenaga ahli, masa kontrak, hingga hasil pekerjaan.

“Jangan sampai anggarannya terbuka di APBD, tetapi siapa yang menerima dan bagaimana proses mendapatkannya tidak diketahui publik,” pungkasnya.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page