Dugaan Mark-up Pengadaan Keran Wastafel Dinkes Tangsel Dilaporkan ke Kejari

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Kesehatan kota Tangerang Selatan. Dok (Ist/Totalbanten.com).

Kantor Dinas Kesehatan kota Tangerang Selatan. Dok (Ist/Totalbanten.com).

TOTALBANTEN.COM, TANGERANG – Dugaan penyimpangan dalam pengadaan keran wastafel pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran 2025 dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan.

Laporan tersebut diajukan oleh organisasi nonpemerintah Research Public Policy & Human Rights (RIGHTS) pada Jumat (10/7/2026) dengan merujuk pada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

BACA JUGA :  Dua Tahun Berturut-turut, Dana Puluhan Miliar Tak Tersedia di Kas Daerah Pandeglang

Perwakilan RIGHTS, J Nugroho, mengatakan laporan itu didasarkan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, dalam dokumen tersebut tercantum pengadaan 10 unit keran wastafel dengan nilai total Rp5.150.400 atau sekitar Rp515.040 per unit. Nilai itu dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut karena disebut berbeda dengan harga produk sejenis yang beredar di pasaran.

BACA JUGA :  Dua Tahun Berturut-turut, Dana Puluhan Miliar Tak Tersedia di Kas Daerah Pandeglang

“Adapun substansi laporan kami adalah pengadaan 10 unit keran wastafel senilai Rp5.150.400. Berdasarkan penelusuran kami, harga keran wastafel di pasaran paling tinggi sekitar Rp200 ribu per unit, sehingga perbedaan harga tersebut patut ditelusuri,” ujar Nugroho Kepada Totalbanten.com, Minggu (12/7/2026).

Editor : Andre Sopian

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page