Dugaan Mark-up Pengadaan Keran Wastafel Dinkes Tangsel Dilaporkan ke Kejari

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:03

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Kesehatan kota Tangerang Selatan. Dok (Ist/Totalbanten.com).

TOTALBANTEN.COM, TANGERANG – Dugaan penyimpangan dalam pengadaan keran wastafel pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran 2025 dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan.

Laporan tersebut diajukan oleh organisasi nonpemerintah Research Public Policy & Human Rights (RIGHTS) pada Jumat (10/7/2026) dengan merujuk pada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Perwakilan RIGHTS, J Nugroho, mengatakan laporan itu didasarkan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kota Tangerang Selatan Tahun Anggaran 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, dalam dokumen tersebut tercantum pengadaan 10 unit keran wastafel dengan nilai total Rp5.150.400 atau sekitar Rp515.040 per unit. Nilai itu dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut karena disebut berbeda dengan harga produk sejenis yang beredar di pasaran.

“Adapun substansi laporan kami adalah pengadaan 10 unit keran wastafel senilai Rp5.150.400. Berdasarkan penelusuran kami, harga keran wastafel di pasaran paling tinggi sekitar Rp200 ribu per unit, sehingga perbedaan harga tersebut patut ditelusuri,” ujar Nugroho Kepada Totalbanten.com, Minggu (12/7/2026).

Editor : Andre Sopian

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page

Exit mobile version