“Pastilah teman-teman ASN kita juga punya rutinitas yang harus dilakukan ya. Kewajiban-kewajiban mereka membayar pasti akan terganggu,” katanya.
Meski demikian, Deden meminta pengurangan Tukin tidak menjadi alasan bagi ASN untuk menurunkan kinerja.
Ketika ditanya apakah ada kekhawatiran ASN menjadi malas bekerja akibat pengurangan tersebut, Deden menjawab bahwa pola kerja ASN juga telah mengalami penyesuaian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kan kinerjanya sudah dikurangi,” ujarnya.
Deden menyebut pola kerja ASN saat ini empat hari bekerja di kantor dan satu hari menerapkan Work From Home (WFH).
“Kerjanya lima hari sekarang empat hari. Seharinya WFH,” katanya.
Terkait adanya keberatan atau protes dari ASN, Deden mempersilakan agar persoalan tersebut disampaikan langsung kepadanya.
“Kalau ada protes kasih tahu saya,” ujar Deden.
Pengurangan satu bulan Tukin tersebut merupakan bagian dari penyesuaian APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi pendapatan daerah Banten mengalami koreksi.
Pendapatan yang sebelumnya diproyeksikan sekitar Rp10,083 triliun dievaluasi menjadi sekitar Rp9,720 triliun atau turun sekitar Rp363 miliar.
Editor : Imam Maulana







