Air Mata Hafidz Pecah, Program Sekolah Gratis Selamatkan Mimpinya untuk Tetap Bersekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Remaja asal kabupaten Pandeglang, Abdoel Hafidz, Dok (Ist/Totalbanten.com)

Remaja asal kabupaten Pandeglang, Abdoel Hafidz, Dok (Ist/Totalbanten.com)

Cerita serupa dialami Muhammad Hasbi Fabiansyah (15), siswa baru jurusan Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) di SMK PGRI Pandeglang. Remaja asal Desa Gunungputeri, Kecamatan Banjar, itu juga gagal diterima di SMA Negeri 6 Pandeglang melalui jalur domisili.

Hasbi baru mengetahui sekolah yang dipilihnya mengikuti Program Sekolah Gratis setelah melihat spanduk di depan sekolah saat proses pendaftaran.

BACA JUGA :  Dinkes Kabupaten Serang Investigasi Kasus Keracunan MBG di SMPN 1 Kramatwatu

“Saya baru tahu waktu mau daftar. Ternyata sekolahnya gratis, cuma bayar seragam,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibunya, Lilis Herlis, sehari-hari berjualan jajanan dan minuman di warung kecil. Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, pembebasan biaya SPP dinilai sangat membantu. Hasbi bahkan mengaku uang jajannya sering kali berasal dari kakaknya.

BACA JUGA :  Pembangunan TPSA Bojong Menteng Serang Berpotensi Dilanjut Meski Ditolak Warga

Ia juga menyaksikan kakak kandungnya pernah terpaksa menghentikan kuliah karena keterbatasan biaya. Pengalaman itu membuatnya semakin menghargai kesempatan untuk tetap mengenyam pendidikan.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Banten, pada Tahun Ajaran 2025/2026 sebanyak 801 SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta telah bergabung dalam Program Sekolah Gratis. Hingga saat ini, tercatat 60.705 siswa telah terverifikasi sebagai penerima manfaat.

BACA JUGA :  136 Warga Kota Serang Kabur Jadi PMI, Gegara Susah Cari Kerja di Kota Sendiri

Di balik angka tersebut, tersimpan ribuan kisah keluarga yang berjuang agar anak-anak mereka tetap dapat bersekolah.

Bagi Hafidz, kesempatan itu bukan sekadar bebas dari biaya pendidikan, melainkan jalan untuk menjaga cita-cita yang nyaris terhenti.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page