Air Mata Hafidz Pecah, Program Sekolah Gratis Selamatkan Mimpinya untuk Tetap Bersekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Remaja asal kabupaten Pandeglang, Abdoel Hafidz, Dok (Ist/Totalbanten.com)

Remaja asal kabupaten Pandeglang, Abdoel Hafidz, Dok (Ist/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, PANDEGLANG -Air mata seorang remaja Abdoel Hafidz tak mampu dibendung ketika mengetahui dirinya dapat melanjutkan pendidikan di SMK PGRI Pandeglang tanpa dibebani biaya sekolah.

Bagi remaja asal Kampung Cilaja, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang itu, sekolah gratis bukan sekadar kebijakan pemerintah, melainkan harapan yang membuat mimpinya tetap hidup.

“Saya ingin memeluk Pak Gubernur dan mengucapkan terima kasih. Karena sekolah gratis ini, saya tetap bisa sekolah dan ayah saya tidak lagi memikirkan biaya sekolah saya,” ujar Hafidz, Kamis (16/7/2026).

Ucapan itu lahir dari seorang remaja yang beberapa bulan terakhir harus menghadapi kenyataan pahit.

Sekitar 80 hari lalu, ia kehilangan ibunya setelah berjuang melawan gagal ginjal.

Sejak September 2025, Hafidz hampir setiap hari mendampingi sang ibu menjalani pengobatan, mulai dari RS Seruni Harfiah Lestari Pandeglang hingga dirujuk ke RSUD Banten di Kota Serang.

BACA JUGA :  Pemkot Tangsel Gandeng Kejaksaan Kaji Payung Hukum Proyek Pengolahan Sampah

Sepeninggal ibunya, kehidupan Hafidz berubah drastis. Ia kini tinggal bersama adik laki-lakinya yang baru masuk kelas VII SMP. Sementara ayahnya, Yadi Sugianto, bekerja sebagai buruh harian proyek bangunan di Tangerang dan hanya pulang setiap dua pekan, bahkan terkadang sebulan sekali.

Kebutuhan sehari-hari Hafidz dan adiknya dibantu paman serta bibinya yang tinggal di belakang rumah. Sang ayah mengirimkan nafkah melalui rekening milik almarhum istrinya yang kini dikelola Hafidz untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, biaya sekolah, hingga uang saku adiknya.

BACA JUGA :  Mobil Kepala Dinas Tabrak Siswa SD di Pandeglang, 1 Tewas dan 8 Luka

Di tengah keterbatasan ekonomi, Hafidz tak pernah kehilangan semangat belajar. Semasa SMP, ia aktif dalam kegiatan Pramuka dan dipercaya menjadi bendahara karena dinilai disiplin serta bertanggung jawab. Di luar sekolah, ia juga bergabung dengan sanggar seni Rampak Bedug sebagai bentuk kecintaannya terhadap budaya daerah.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page