Air Mata Hafidz Pecah, Program Sekolah Gratis Selamatkan Mimpinya untuk Tetap Bersekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:01

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Remaja asal kabupaten Pandeglang, Abdoel Hafidz, Dok (Ist/Totalbanten.com)

Cerita serupa dialami Muhammad Hasbi Fabiansyah (15), siswa baru jurusan Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) di SMK PGRI Pandeglang. Remaja asal Desa Gunungputeri, Kecamatan Banjar, itu juga gagal diterima di SMA Negeri 6 Pandeglang melalui jalur domisili.

Hasbi baru mengetahui sekolah yang dipilihnya mengikuti Program Sekolah Gratis setelah melihat spanduk di depan sekolah saat proses pendaftaran.

“Saya baru tahu waktu mau daftar. Ternyata sekolahnya gratis, cuma bayar seragam,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibunya, Lilis Herlis, sehari-hari berjualan jajanan dan minuman di warung kecil. Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, pembebasan biaya SPP dinilai sangat membantu. Hasbi bahkan mengaku uang jajannya sering kali berasal dari kakaknya.

Ia juga menyaksikan kakak kandungnya pernah terpaksa menghentikan kuliah karena keterbatasan biaya. Pengalaman itu membuatnya semakin menghargai kesempatan untuk tetap mengenyam pendidikan.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Banten, pada Tahun Ajaran 2025/2026 sebanyak 801 SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta telah bergabung dalam Program Sekolah Gratis. Hingga saat ini, tercatat 60.705 siswa telah terverifikasi sebagai penerima manfaat.

Di balik angka tersebut, tersimpan ribuan kisah keluarga yang berjuang agar anak-anak mereka tetap dapat bersekolah.

Bagi Hafidz, kesempatan itu bukan sekadar bebas dari biaya pendidikan, melainkan jalan untuk menjaga cita-cita yang nyaris terhenti.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page

Exit mobile version