Menyusuri Jejak Leluhur di Laut Carita, Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti Ruwat Laut

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Tahun kemarin saya juga datang ke sini. Sama, tidak kebagian perahu. Makanya sekarang saya sengaja sewa jetski supaya bisa melihat langsung ritual di laut,” tuturnya.

Namun di balik kemeriahan dan antusiasme masyarakat, terdapat catatan yang tak bisa diabaikan. Perahu pengantin, yakni perahu utama yang membawa sesaji dan persembahan laut, tidak dapat merapat ke dermaga TPI Carita setelah prosesi selesai dilaksanakan.

BACA JUGA :  Puluhan Emak-emak Lebak-Pandeglang Jadi Korban 'Arisan Bodong', Rp2,8 Miliar Raib

Akibatnya, rombongan Bupati Pandeglang harus menggunakan perahu motor yang disiapkan panitia untuk menyusul perahu tersebut ke tengah laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi itu diduga terjadi akibat pendangkalan alur sungai yang menjadi akses keluar-masuk perahu di kawasan dermaga pelelangan ikan Carita. Persoalan yang selama ini dikeluhkan nelayan tersebut kembali terlihat jelas di tengah pelaksanaan tradisi budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat pesisir.

BACA JUGA :  Honda Beat Raib dari Dalam Rumah, Tiga Pelaku Curanmor Dicokok Polres Pandeglang

Pendangkalan tidak hanya mengganggu aktivitas pelayaran nelayan, tetapi juga berpotensi menghambat kegiatan ekonomi dan pariwisata yang tumbuh di kawasan Carita.

Ruwat Laut tahun 2026 akhirnya bukan hanya menghadirkan pesan tentang syukur dan pelestarian tradisi. Di balik prosesi yang sakral dan meriah, tersimpan pula pengingat bahwa laut dan segala infrastruktur pendukungnya membutuhkan perhatian yang sama besar agar kehidupan masyarakat pesisir dapat terus berlayar ke masa depan.

BACA JUGA :  Bobol Rumah untuk Curi Motor, Dua Pelaku di Pandeglang Ditangkap Polisi

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alasan Bedolan Pamarayan Serang 7 Tahun Mati Suri hingga Dihidupkan Kembali di Era Bupati Zakiyah
Bedolan Pamarayan Kembali Bergelora di Era Bupati Zakiyah Setelah 7 Tahun Mati Suri, UMKM Ikut Bergerak!
Selat Sunda dan Duka yang Belum Berujung
Komunitas Info Bercanda Lawan Kepunahan Seni di Pandeglang
MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi
Dinsos Banten Dorong KPM Berdaya dan Mandiri Lewat Program Pembinaan Lanjut
Syarifudin Salwani Kunjungi Pengungsi TPA Jatiwaringin, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Sampah Menumpuk di Stadion Badak Pandeglang, Laskar Biru Turun Tangan, Warga Soroti DLH

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:49

Alasan Bedolan Pamarayan Serang 7 Tahun Mati Suri hingga Dihidupkan Kembali di Era Bupati Zakiyah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:56

Bedolan Pamarayan Kembali Bergelora di Era Bupati Zakiyah Setelah 7 Tahun Mati Suri, UMKM Ikut Bergerak!

Kamis, 17 September 2026 - 22:52

Selat Sunda dan Duka yang Belum Berujung

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:11

Komunitas Info Bercanda Lawan Kepunahan Seni di Pandeglang

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:07

MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page