Menyusuri Jejak Leluhur di Laut Carita, Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti Ruwat Laut

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:16

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

“Tahun kemarin saya juga datang ke sini. Sama, tidak kebagian perahu. Makanya sekarang saya sengaja sewa jetski supaya bisa melihat langsung ritual di laut,” tuturnya.

Namun di balik kemeriahan dan antusiasme masyarakat, terdapat catatan yang tak bisa diabaikan. Perahu pengantin, yakni perahu utama yang membawa sesaji dan persembahan laut, tidak dapat merapat ke dermaga TPI Carita setelah prosesi selesai dilaksanakan.

Akibatnya, rombongan Bupati Pandeglang harus menggunakan perahu motor yang disiapkan panitia untuk menyusul perahu tersebut ke tengah laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi itu diduga terjadi akibat pendangkalan alur sungai yang menjadi akses keluar-masuk perahu di kawasan dermaga pelelangan ikan Carita. Persoalan yang selama ini dikeluhkan nelayan tersebut kembali terlihat jelas di tengah pelaksanaan tradisi budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat pesisir.

Pendangkalan tidak hanya mengganggu aktivitas pelayaran nelayan, tetapi juga berpotensi menghambat kegiatan ekonomi dan pariwisata yang tumbuh di kawasan Carita.

Ruwat Laut tahun 2026 akhirnya bukan hanya menghadirkan pesan tentang syukur dan pelestarian tradisi. Di balik prosesi yang sakral dan meriah, tersimpan pula pengingat bahwa laut dan segala infrastruktur pendukungnya membutuhkan perhatian yang sama besar agar kehidupan masyarakat pesisir dapat terus berlayar ke masa depan.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi
Dinsos Banten Dorong KPM Berdaya dan Mandiri Lewat Program Pembinaan Lanjut
Syarifudin Salwani Kunjungi Pengungsi TPA Jatiwaringin, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Sampah Menumpuk di Stadion Badak Pandeglang, Laskar Biru Turun Tangan, Warga Soroti DLH
Festival Anyer–Panarukan, Kabupaten Serang Hidupkan Kembali Jejak Sejarah yang Menyatukan Pulau Jawa
Andra Soni Sesumbar di Exciting Banten Festival 2026: Anyer Harus Kembali Jadi Top of Mind Wisatawan
Di Pantai Anyer, Festival Ini Tak Sekadar Hiburan: Warga Bisa Berobat, Urus KTP hingga Dapat Beasiswa
Pulau Tunda dan Ikhtiar Negara “Memerdekakan” Warga 

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:07

MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:09

Dinsos Banten Dorong KPM Berdaya dan Mandiri Lewat Program Pembinaan Lanjut

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:36

Syarifudin Salwani Kunjungi Pengungsi TPA Jatiwaringin, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:35

Sampah Menumpuk di Stadion Badak Pandeglang, Laskar Biru Turun Tangan, Warga Soroti DLH

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:42

Festival Anyer–Panarukan, Kabupaten Serang Hidupkan Kembali Jejak Sejarah yang Menyatukan Pulau Jawa

Berita Terbaru

Exit mobile version