“Memang banyak dijual bebas. Harganya lebih murah, jadi ada saja yang beli. Penjualnya juga tidak sembunyi-sembunyi, dipajang di rak atau digelar di meja,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Irawan, warga yang kerap melintasi kawasan KS Tubun hingga Jalan M Toha sepulang kerja. Menurutnya, peredaran rokok tanpa cukai bukan fenomena baru di Kota Tangerang.
“Sudah lama ada. Kalau malam hari malah lebih banyak yang jual. Sejauh ini saya belum lihat ada razia, karena mereka terus berjualan,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi temuan tersebut, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Kantor Bea Cukai Tangerang, Robertus Rio Surya Budi Laksana, meminta informasi yang lebih rinci terkait lokasi dan waktu kejadian untuk ditindaklanjuti.
“Boleh disampaikan lokus dan tempusnya agar bisa saya teruskan ke unit penindakan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Rio menegaskan pihaknya tidak menutup mata terhadap peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal. Menurut dia, pengawasan terus dilakukan dan sangat bergantung pada laporan masyarakat yang akurat.
“Kami melakukan pengawasan dan sangat terbantu dengan informasi dari masyarakat. Informasi tersebut akan kami teruskan ke unit penindakan untuk pendalaman,” katanya.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : Totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






