Salah satu program yang dinilai paling urgen adalah program dari BNN Pusat, yakni Ananda (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai Dari Anak) Bersinar.
“Pemkot butuh sinergi dengan BNN, terutama untuk kegiatan di sekolah-sekolah di SMP, ada pelatihan screening untuk guru BK, guru BK itu dengan pelatihan yang di diberikan oleh BNN. Dia akan tahu anak-anak itu yang sudah mulai coba-coba nih,” ujarnya
Subagyo menjelaskan, screening dilakukan dengan melihat perubahan perilaku dan kondisi fisik siswa, seperti sudah pakai komik Yang belum belum masuk kategori ke narkoba, tetapi tindakan-tindakan yang mengarah itu dari perilaku dari tampilan fisiknya, matanya,
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Makanya akan ada pelatihan. Nanti melibatkan Dinas Pendidikan supaya guru-guru bisa memantau sejak awal, jadi engga akan berkelanjutan lagih,” kata subagyo.
Selain itu, Pemkot Serang juga didorong untuk segera membentuk P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) sesuai amanat Permendagri Nomor 12 Tahun 2019 Pasal 8. Hingga kini, pembentukan P4GN di Kota Serang disebut belum terealisasi.
“Ini nanti sektornya ada di Kesbangpol. Yang pertama kita dorong percepatan penyelesaian Perda tentang bahaya narkoba. Raperda itu sebenarnya sudah sejak 2022 atau 2023, tapi belum selesai,” ujar Subagyo.
Penulis : Dirhat
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : Totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






