PCNU Kota Serang Peringati Hari Santri Nasional 2025, KH Matin Syarkowi: Pesantren Sudah Berdiri Sebelum Republik Lahir

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan santri memadati halaman Masjid Agung Ats-Tsauroh, Kota Serang, saat peringatan Hari Santri Nasional 2025, Selasa, 21 Oktober 2025

Ribuan santri memadati halaman Masjid Agung Ats-Tsauroh, Kota Serang, saat peringatan Hari Santri Nasional 2025, Selasa, 21 Oktober 2025

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Kota Serang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Ribuan santri dari berbagai pesantren memenuhi halaman Masjid Agung Ats-Tsauroh, Selasa, 21 Oktober 2025 malam. Acara yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang itu mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”

KH Matin Syarkowi, ulama Banten sekaligus penggagas Hari Santri Nasional, hadir memberikan tausiyah. Ia mengingatkan bahwa pesantren sudah berdiri jauh sebelum Republik Indonesia lahir.

BACA JUGA :  Dari Staf Biasa Hingga Puncak Karir: Perjalanan Triningsih, Srikandi di Balik Layar Parlemen Kota Serang

“Sebelum republik ini ada, pesantren sudah ada. Saya sampaikan ini agar para santri tidak minder dan terus semangat belajar,” ujar KH Matin, yang juga A’wan PBNU Masa Khidmat 2022–2027.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sejarah pesantren tidak bisa dipisahkan dari perjalanan bangsa. Dari surau kecil hingga pesantren besar, semuanya menjadi bagian penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Jangan pernah percaya jika ada yang bilang pesantren tidak punya peran. Mereka yang berpikir begitu tidak paham sejarah,” tegasnya.

BACA JUGA :  Pemkot Serang Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Keluarga Lansia 80 Th Meninggal Tertimpa Tembok Roboh

KH Matin menjelaskan, banyak kiai dan santri yang ikut berjuang melawan penjajahan. Ia menegaskan, Tentara Nasional Indonesia lahir dari rakyat yang digerakkan oleh para ulama dan kiai pesantren.

“Pelopor perjuangan itu para pimpinan pesantren salafiyah. Mereka bukan hanya mengajar, tapi juga membela tanah air,” ungkapnya.

KH Matin kemudian membedakan dua model pesantren di Indonesia: salaf dan khalaf. Pesantren salaf mempertahankan tradisi klasik dengan sistem pengajaran kitab kuning, sedangkan pesantren khalaf mengadaptasi sistem modern seperti sekolah berasrama.

BACA JUGA :  Ketua Fraksi Demokrat Azwar Anas Angkat Bicara: Hari Santri Bukan Sekadar Seremoni

Ia menegaskan, pandangan bahwa pesantren tidak berkontribusi bagi bangsa adalah keliru.

“Banyak lulusan pesantren yang jadi pemimpin, bahkan pernah jadi Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

KH Matin juga mengingatkan perjalanan panjang hingga lahirnya Hari Santri Nasional. Ia menceritakan perjuangannya sejak 2011 saat mengusulkan Rancangan Perda Pesantren Salafiyah ke DPRD Banten. Usulan itu sempat diabaikan, namun semangatnya tak padam.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page