PDIP Walk Out di Paripurna APBD 2027 Kabupaten Serang, Pengamat: Ingin Jadi Oposisi tapi Setengah Hati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akademisi UNIS Tangerang, Adib Miftahul. (Dok)

Akademisi UNIS Tangerang, Adib Miftahul. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Kabupaten Serang memilih walk out dari rapat paripurna penyampaian jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2027.

Empat anggota Fraksi PDIP meninggalkan ruang rapat setelah Bupati Serang tidak hadir dalam agenda tersebut. Jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi kemudian dibacakan oleh Wakil Bupati Serang. Rapat tetap dilanjutkan karena jumlah anggota DPRD yang hadir memenuhi kuorum.

BACA JUGA :  Kopi Nalar Temukan Celah dalam Raperda Bangunan Gedung Kabupaten Serang

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menilai walk out tersebut tidak mengubah jalannya paripurna. Menurutnya, aksi tersebut lebih menunjukkan simbol sikap politik daripada memberikan pengaruh terhadap proses persidangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya sia-sia. Itu kan hanya simpati publik saja. Mereka sebenarnya mau menggulirkan simpati publik, tapi setengah hati. Mereka ingin jadi oposisi, tapi setengah hati,” kata Adib, Jumat (2/10/2026).

BACA JUGA :  Tujuh SKPD Pemkab Serang Punya Anggaran Fantastis, Paling Gemuk Dindikbud!

Menurut Adib, jika Fraksi PDIP hendak menunjukkan posisi sebagai oposisi, sikap tersebut semestinya ditunjukkan melalui konsistensi dalam mengawal proses pembahasan, bukan hanya dengan meninggalkan ruang sidang.

Apalagi, walk out tersebut tidak menghentikan paripurna. Rapat tetap berjalan karena jumlah anggota DPRD yang hadir memenuhi kuorum.

“Enggak memengaruhi jalannya sidang juga. Esensinya tetap saja, tetap kuorum, tetap bisa menghasilkan keputusan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Sambut Visi Presiden, DPRD Kabupaten Serang Tagih Program Konkret

Adib mengatakan persoalan yang lebih substantif justru berada pada ketidakhadiran Bupati Serang dalam rapat tersebut.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang
Petahana Putra Jayabaya Kembali Bertarung di Bursa Ketua Kadin Banten
Golkar Banten Panaskan Mesin Menuju 2029, Andika Hazrumy: Kekompakan Harga Mati!
DPRD Banten Kawal Pemutakhiran Data Kesejahteraan Agar Bansos Tepat Sasaran
Komisi V DPRD Banten Fasilitasi Mediasi Sengketa Lahan SMAN 1 Kabupaten Tangerang
Pedagang Pasar Pandeglang Mengaku Dipungut 6 Kali Sehari, DPRD Soroti Pengelolaan Parkir Jalan Yumaga

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:02

Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:35

Petahana Putra Jayabaya Kembali Bertarung di Bursa Ketua Kadin Banten

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:00

Golkar Banten Panaskan Mesin Menuju 2029, Andika Hazrumy: Kekompakan Harga Mati!

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page