DPRD Banten Desak Investigasi Tuntas SPMB SMAN 2 Kota Serang, Nama Siswa Hilang Dinilai Tak Wajar

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten, Dr. Yeremia Mendrofa menyoroti BPJS PBI. (Dok)

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten, Dr. Yeremia Mendrofa menyoroti BPJS PBI. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, SERANG — Polemik Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA Negeri 2 Kota Serang terus bergulir. Setelah memicu protes dari orang tua calon siswa, kini kasus tersebut mendapat perhatian Komisi V DPRD Provinsi Banten.

Anggota Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa, meminta Pemerintah Provinsi Banten dan pihak terkait melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan kejanggalan dalam proses seleksi tersebut.

BACA JUGA :  Misteri Hilangnya Nama Siswa di SPMB SMAN 2 Kota Serang Mulai Terurai, Muncul Fakta Baru soal Perubahan Dokumen Prestasi

Menurut Yeremia, hilangnya nama peserta yang sebelumnya tercatat lolos sementara melalui jalur prestasi tidak boleh dianggap sebagai persoalan administratif semata. Sebab, persoalan tersebut menyangkut hak anak untuk memperoleh pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk kasus di SMAN 2 Kota Serang, kami mendorong agar dilakukan investigasi lebih lanjut. Jika memang anak tersebut berhak lolos, maka haknya harus dipulihkan. Apakah ini kesalahan sistem atau human error, itu harus dibuka secara terang,” kata Yeremia, Senin (6/7/2026).

BACA JUGA :  Nama Siswa Mendadak Lenyap dari SPMB Banten 2026 Setelah Dinyatakan Lolos!

Politikus PDI Perjuangan itu menilai dunia pendidikan merupakan sektor yang harus dijaga dari berbagai bentuk praktik yang berpotensi merugikan peserta didik. Karena itu, setiap dugaan penyimpangan dalam proses penerimaan siswa baru harus ditangani secara serius dan transparan.

Ia mengingatkan bahwa hak memperoleh pendidikan telah dijamin konstitusi, sehingga pemerintah daerah berkewajiban memastikan seluruh proses seleksi berjalan adil dan akuntabel.

BACA JUGA :  Anggaran Makan-Minum Pemprov Rp110 Miliar, DPRD Banten Minta APBD Berpihak kepada Warga Miskin

Menurut Yeremia, sejumlah persoalan yang muncul selama pelaksanaan SPMB tahun ini menunjukkan masih adanya celah dalam sistem maupun pelaksanaan teknis di lapangan.

Penulis

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page