Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah Saat Dikonfirmasi Angka Kesehatan Masyarakat Kabupaten Serang (Pung/totalbanten).

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah Saat Dikonfirmasi Angka Kesehatan Masyarakat Kabupaten Serang (Pung/totalbanten).

Dinkes juga melakukan penjaringan balita yang mengalami masalah gizi, memberikan edukasi kepada keluarga, menyediakan pengobatan sesuai kondisi pasien, serta menyalurkan bantuan makanan khusus bagi sasaran yang membutuhkan.

“Kami terus berupaya menjaring anak-anak yang statusnya seperti itu, kemudian memberikan edukasi dan pengobatan bagi yang terpapar penyakit, memberikan bantuan berupa makanan khusus, serta bekerja sama lintas sektor untuk mendukung hal tersebut,” ungkapnya.

Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Serang, prevalensi stunting yang mengacu pada Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) masih menggunakan angka tahun 2024 sebesar 20,2 persen. Hal itu karena survei SSGI untuk tahun 2026 belum dilaksanakan.

Sementara itu, berdasarkan data dalam aplikasi SIGIZI KESGA tahun 2026, tercatat sebanyak 2.679 balita mengalami stunting dari total sasaran 111.567 balita, atau sekitar 2,4 persen.

Efrizal menjelaskan, pendataan melalui SIGIZI KESGA dilakukan secara digital dengan memasukkan data antropometri atau ukuran fisik balita. Data tersebut kemudian digunakan untuk menentukan status gizi anak berdasarkan standar deviasi atau Z-score.

BACA JUGA :  Ratu Zakiyah Pamer Capaian Program Kerja dalam HUT Kabupaten Serang ke-500 Tahun

“Pengukuran stunting melalui aplikasi SIGIZI KESGA dilakukan secara digital melalui pencatatan data antropometri balita yang otomatis menghitung status gizi anak berdasarkan standar deviasi (Z-score) setelah petugas menginput data fisik anak,” jelasnya.

Ia menyebutkan, target penurunan prevalensi stunting Kabupaten Serang pada 2026 ditetapkan sebesar 17,5 persen melalui pengukuran Survei Status Gizi Indonesia.

Di sisi lain, persoalan gizi buruk dan gizi kurang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Dinkes Kabupaten Serang mencatat sebanyak 294 balita mengalami gizi buruk sepanjang Januari hingga September 2026.

BACA JUGA :  Revisi RTRW Kabupaten Serang Dimulai, Kopi Nalar; Harus Terbuka!

Jumlah tersebut setara sekitar 0,3 persen dari total sasaran 111.567 balita. Efrizal menyatakan seluruh balita yang tercatat mengalami gizi buruk telah mendapatkan intervensi.

“Jumlah total kasus gizi buruk dari Januari sampai dengan September 2026 sebanyak 294 balita dari sasaran 111.567 balita dan semuanya sudah mendapat intervensi,” ungkapnya.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande
Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook
Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang
Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten
Kapal Ferry Milik PT ASDP Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi
Setahun Kasus Selly Mandek, Penyidik Polresta Tangerang Dipanggil Polda Banten
Rumah Tangga Memanas! Suami Laporkan Istri Atas Kasus Dugaan KDRT
Gerbong Mutasi Polda Banten Bergerak! Tujuh Jabatan Strategis Dirombak
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:25

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:34

Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22

Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:34

Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page