Di sisi lain, laporan mengenai kerusakan lahan pertanian warga tetap perlu mendapatkan perhatian. Pendataan terhadap warga yang terdampak menjadi langkah penting untuk mengetahui luas kerusakan, jenis tanaman yang mengalami kerugian, serta kebutuhan penanganan lebih lanjut.
“Yang terpenting, persoalan ini harus dilihat secara utuh. Tradisi budaya tetap kita jaga, sementara laporan masyarakat juga perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan koordinasi dengan pihak yang berwenang,” jelasnya.
Febriyanto menambahkan, evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan di kawasan Bendung Gerak Pamarayan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pelestarian budaya yang berjalan selaras dengan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, Pemkab Serang akan melakukan pendekatan berbasis data, agar memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi sungai sekaligus menentukan langkah penanganan yang tepat bagi masyarakat yang terdampak.
“Pelestarian Bedolan Pamarayan dan perlindungan warga, pada prinsipnya, bukan dua kepentingan yang harus dipertentangkan. Keduanya perlu ditempatkan dalam kerangka pembangunan daerah yang memperhatikan warisan budaya, keselamatan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya.
Editor : Engkos Kosasih







