Skema bertahap tersebut diharapkan memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan dan dikelola secara berkelanjutan oleh kelompok tani.
Disisi lain, Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Kragilan, Sigit Sudarminto, menyambut baik keterlibatan PT Pegadaian dalam pengembangan sektor pertanian di Desa Sukajadi.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat kapasitas petani sekaligus meningkatkan produksi pertanian di wilayah Kecamatan Kragilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, penerapan metode pertanian Selaras Alam yang terintegrasi juga memiliki relevansi dengan program Pertanian Modern atau Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang dikembangkan Kementerian Pertanian.
Pemanfaatan bahan organik dinilai berpotensi membantu petani mengurangi pengeluaran untuk sarana produksi, terutama apabila bahan baku pupuk dapat diperoleh dan diolah secara mandiri.
Namun, keberhasilan penerapan metode tersebut tetap membutuhkan pendampingan berkelanjutan, ketersediaan bahan baku, serta evaluasi terhadap hasil produksi dan efisiensi biaya di tingkat petani.
Sementara itu, Kepala Departemen Non Gadai Kanwil IX Jakarta PT Pegadaian, Isnaningsih, dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pelatihan TGIF diharapkan memberikan manfaat nyata bagi petani.
Ia meminta peserta memanfaatkan pelatihan selama tiga hari secara maksimal, mengingat program tersebut dirancang untuk membangun kapasitas petani melalui pendekatan terpadu dari hulu hingga hilir.
Dalam kegiatan tersebut, Isnaningsih juga menyerahkan modul pelatihan pertanian selaras alam kepada Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Kragilan, Sigit Sudarminto. Penyerahan itu disaksikan perwakilan Pegadaian Cabang Serang, Susanti selaku Kabag TJSL Kanwil IX Jakarta, serta jajaran FORTEGIF.
Sigit Sudarminto menyambut baik program tersebut. Menurutnya, keterlibatan Pegadaian dalam pengembangan pertanian di Desa Sukajadi diharapkan dapat memperkuat kapasitas petani sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian setempat.
Ia juga menilai pendekatan pertanian selaras alam memiliki peluang untuk bersinergi dengan program pertanian modern yang mendorong efisiensi biaya produksi dan pemanfaatan bahan organik.
Melalui program TGIF, PT Pegadaian bersama FORTEGIF berharap kelompok tani Tunas Mekar Terpadu mampu membangun pola pertanian yang lebih efisien, menghasilkan produk sehat, serta mengurangi ketergantungan pada pasokan sarana produksi dari luar.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







