Pegadaian Dorong Petani Serang Madiri dari Pupuk Hingga Pestisida

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pegadaian (Persero) Lewat Forum Tani Organik Terpadu Indonesia (FORTEGIF) Saat Workshop dan Sosialisasi Bangun Petani Mandiri (Pung/totalbanten).

PT Pegadaian (Persero) Lewat Forum Tani Organik Terpadu Indonesia (FORTEGIF) Saat Workshop dan Sosialisasi Bangun Petani Mandiri (Pung/totalbanten).

Karena itu, FORTEGIF akan mendampingi kelompok tani selama enam bulan dengan monitoring dan evaluasi setiap bulan.

Evaluasi tersebut mencakup perkembangan biaya operasional atau biaya pokok produksi (BOP), hasil panen, serta kemampuan kelompok tani dalam memproduksi sarana pertanian secara mandiri.

“Kami dampingi selama enam bulan, setiap bulan ada pendampingan. Kita lihat bagaimana biaya produksinya, apakah turun atau meningkat, kemudian hasilnya juga dievaluasi. Tujuannya supaya petani betul-betul mandiri nantinya,” ungkapnya.

Setelah tahap awal dan pendampingan berjalan, program akan dilanjutkan dengan pembuatan demplot atau lahan percontohan sebagai tempat praktik bersama. Selanjutnya, direncanakan kegiatan kick-off berupa panen bersama yang melibatkan PT Pegadaian dan dinas terkait.

Baharudin berharap program tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi model pemberdayaan petani yang berkelanjutan.

Ia juga menyebutkan bahwa keberlanjutan program dan perkembangan kelompok tani selama enam bulan pertama akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan dukungan lanjutan.

BACA JUGA :  FORTEGIF Sulap Bahan Sisa Limbah Jadi Pupuk Organik

Pegadaian Siapkan Shelter Pupuk dan Dukungan Sarana Pertanian

Selain memberikan edukasi dan pendampingan, program TGIF juga diarahkan pada penyediaan sarana pendukung pertanian.

Baharudin menjelaskan, salah satu fasilitas yang direncanakan adalah shelter atau tempat produksi pupuk organik komunal. Fasilitas ini nantinya diharapkan menjadi pusat produksi pupuk bagi kelompok tani.

Dukungan sarana juga mencakup traktor tangan atau hand tractor yang telah disalurkan sebelum kegiatan pelatihan. Adapun bantuan peralatan dan sarana pertanian lainnya akan diberikan secara bertahap dengan mempertimbangkan perkembangan program.

BACA JUGA :  FORTEGIF Sulap Bahan Sisa Limbah Jadi Pupuk Organik

“Yang pertama kita berikan edukasi dan sosialisasi. Kemudian kita bangunkan shelter untuk tempat pembuatan pupuk, termasuk dukungan traktor. Untuk kebutuhan lainnya akan bertahap, kita lihat perkembangan selama enam bulan dulu,” jelasnya.

Menurut Baharudin, apabila kelompok tani menunjukkan perkembangan positif dan mampu menjalankan program secara konsisten, dukungan berikutnya berpeluang mencakup sarana pendukung lain, seperti ternak domba atau sapi, serta peralatan pertanian tambahan.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande
Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook
Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk
Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang
Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten
Kapal Ferry Milik PT ASDP Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi
Setahun Kasus Selly Mandek, Penyidik Polresta Tangerang Dipanggil Polda Banten
Rumah Tangga Memanas! Suami Laporkan Istri Atas Kasus Dugaan KDRT
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:25

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:34

Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22

Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:34

Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page