DPRD Kabupaten Serang Kawal Penanganan Krisis Air, Dorong Solusi Berkelanjutan

Rabu, 16 September 2026 - 12:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karena itu, DPRD mendorong Pemerintah Kabupaten Serang memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan pemerintah pusat, termasuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), untuk mencari solusi pengelolaan sumber daya air.

Salah satu langkah yang didorong adalah normalisasi aliran sungai maupun saluran air yang melintasi wilayah Kabupaten Serang dan berada dalam kewenangan pemerintah provinsi maupun pusat.

“Setidaknya bagaimana ada sodetan ataupun kali-kali yang jalurnya, terutama kewenangan provinsi yang melintasi Kabupaten Serang, ada normalisasi, setidaknya menghidupkan kali-kali mati untuk bahan baku ataupun kebutuhan air yang ada di Kabupaten Serang,” jelasnya.

Wilayah utara Kabupaten Serang menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian dalam pembahasan solusi jangka panjang ketersediaan air.

Supiyanto menyebut sejumlah wilayah seperti Pontang dan Tirtayasa membutuhkan penguatan infrastruktur sumber daya air agar masyarakat memiliki akses air yang lebih berkelanjutan.

“Terutama yang ada di daerah utara, antara kali-kali yang ada di Pontang ataupun daerah Tirtayasa itu sangat membutuhkan untuk ke depan dalam jangka panjangnya bagaimana krisis air bersih ini tidak berkepanjangan,” tuturnya.

BACA JUGA :  Aspirasi Warga Kragilan, Azwar Anas Desak Pemerintah Serius Atasi Pengangguran dan PJU Mati di Kabupaten Serang

Menurutnya, pembangunan infrastruktur air perlu ditempatkan sebagai bagian dari perencanaan pembangunan daerah, bukan hanya sebagai respons ketika masyarakat sudah mengalami kekeringan.

Selain infrastruktur, DPRD Kabupaten Serang menekankan pentingnya penentuan skala prioritas dalam penyusunan anggaran daerah.

Program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk ketersediaan air bersih dan penanganan kebencanaan, dinilai perlu mendapatkan perhatian dalam perencanaan APBD.

BACA JUGA :  Kawal Pembangunan Berkelanjutan, Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Dorong Penguatan Lingkungan dan Infrastruktur

“Bagaimana ke depan kita membuat program mana yang prioritas, mana yang wajib, mana yang program penunjang. Ini juga termasuk anggaran, bagaimana program pemerintah yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan untuk menyejahterakan masyarakat,” kata Supiyanto.

Untuk menghadapi kondisi darurat akibat cuaca ekstrem, Supiyanto menyebut masih terdapat anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dapat digunakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang
DPRD Banten Kawal Pemutakhiran Data Kesejahteraan Agar Bansos Tepat Sasaran
Komisi V DPRD Banten Fasilitasi Mediasi Sengketa Lahan SMAN 1 Kabupaten Tangerang
Pedagang Pasar Pandeglang Mengaku Dipungut 6 Kali Sehari, DPRD Soroti Pengelolaan Parkir Jalan Yumaga
Rencana Kerja DPRD Banten Tahun 2027 Rampung Dibahas, Apa Saja?
Wakil Ketua DPRD Banten Barhum Buka Jalan Tindak Lanjut Aspirasi Pendamping Koperasi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:02

Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:12

DPRD Banten Kawal Pemutakhiran Data Kesejahteraan Agar Bansos Tepat Sasaran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:33

Komisi V DPRD Banten Fasilitasi Mediasi Sengketa Lahan SMAN 1 Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page