Puluhan Emak-emak Lebak-Pandeglang Jadi Korban ‘Arisan Bodong’, Rp2,8 Miliar Raib

Selasa, 15 September 2026 - 16:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak korban didampingi kuasa hukum mendatangi Markas Polda Banten. Dok (Dir/totalbanten.com).

Pihak korban didampingi kuasa hukum mendatangi Markas Polda Banten. Dok (Dir/totalbanten.com).

Nilai kerugian masing-masing korban pun berbeda. Ada yang kehilangan Rp130 juta, Rp200 juta, bahkan hingga Rp700 juta.

“Nilai kerugian setiap korban juga bervariasi. Ada yang mengalami kerugian Rp130 juta, Rp200 juta, bahkan hingga Rp700 juta,” ungkap Eki.

Salah satu korban, Nuriana, mengaku awalnya tertarik mengikuti arisan setelah melihat sejumlah unggahan terlapor melalui WhatsApp.

Nuriana mengaku mengenal terlapor karena masih bertetangga kampung.

“Sebelum akhirnya ikut, saya beberapa kali melihat unggahan yang menunjukkan seolah-olah peserta mendapatkan keuntungan. Awalnya dia sudah ngajakin, sudah lama, cuma kita enggak tertarik. Terus sering lihat postingan dia banyak yang ikut, jadi tertarik juga,” ujar Nuriana.

BACA JUGA :  Perkuat Kompetensi Advokat, DPC PERADI Rangkasbitung Gelar Pelatihan PKPU dan Kepailitan

Setelah tertarik, Nuriana kemudian dimasukkan ke dalam grup WhatsApp arisan.

Namun belakangan, dia mengaku menemukan kejanggalan. Sejumlah nomor peserta di dalam grup diduga memiliki hubungan dengan terlapor.

Sistem yang ditawarkan disebut lelang arisan. Peserta diminta menomboki jatah peserta lain yang membutuhkan uang lebih cepat dengan imbalan keuntungan tertentu.

Nuriana mengaku mengikuti skema tersebut pada Juli 2026. Dia seharusnya menerima pembayaran pada 15 Agustus 2026.

BACA JUGA :  Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi

Namun hingga kini, uang yang telah disetorkannya belum juga kembali.

“Kalau saya Rp55 juta. Saya baru ikut bulan Juli, harusnya dapat bulan Agustus tanggal 15, tapi keuntungan dan modal saya belum kembali,” pungkasnya.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande
Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook
Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk
Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang
Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten
Kapal Ferry Milik PT ASDP Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi
Setahun Kasus Selly Mandek, Penyidik Polresta Tangerang Dipanggil Polda Banten
Rumah Tangga Memanas! Suami Laporkan Istri Atas Kasus Dugaan KDRT

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:25

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:34

Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22

Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:34

Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page