Komunitas Info Bercanda Lawan Kepunahan Seni di Pandeglang

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Talenta Ubrug Budaya Banten, Dok, (Ist/Totalbanten.com)

Talenta Ubrug Budaya Banten, Dok, (Ist/Totalbanten.com)

“Pertunjukan tradisional Ubrug saat ini kurang banyak dikenal di kalangan anak muda. Oleh karena itu, kegiatan ini untuk menyosialisasikan kesenian Ubrug kepada masyarakat Pandeglang sebagai upaya nyata pelestarian budaya lokal di tengah ancaman kepunahan,” kata Surya.

Menurutnya, keterbatasan panggung dan fasilitas tidak menyurutkan semangat para pemain untuk terus mementaskan Ubrug. Pertunjukan bahkan tetap digelar di panggung sederhana yang berada di tengah permukiman warga.

BACA JUGA :  DPRD Cilegon Diuji Efisiensi Anggaran di Tengah Target Pembentukan 14 Perda

Surya menjelaskan, Ubrug bukan sekadar pertunjukan hiburan. Kesenian tersebut memadukan sejumlah unsur seni tradisional, seperti tari, silat, debus dan musik tradisional yang dikemas dalam lakon-lakon jenaka khas Ubrug.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebenarnya Ubrug ini bukan sekadar tontonan, tetapi ini adalah kesenian orang Banten, khususnya Pandeglang. Bisa jadi ini jati diri orang Pandeglang. Oleh karena itu, kami berharap bisa dikenal oleh generasi muda sekarang agar kesenian ini tidak punah,” ujarnya.

BACA JUGA :  Menyusuri Jejak Leluhur di Laut Carita, Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti Ruwat Laut

Sementara itu, Aria, salah seorang pemain musik Ubrug, mengatakan pertunjukan tersebut selain menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kesenian tradisional asli Banten.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alasan Bedolan Pamarayan Serang 7 Tahun Mati Suri hingga Dihidupkan Kembali di Era Bupati Zakiyah
Bedolan Pamarayan Kembali Bergelora di Era Bupati Zakiyah Setelah 7 Tahun Mati Suri, UMKM Ikut Bergerak!
Selat Sunda dan Duka yang Belum Berujung
MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi
Dinsos Banten Dorong KPM Berdaya dan Mandiri Lewat Program Pembinaan Lanjut
Syarifudin Salwani Kunjungi Pengungsi TPA Jatiwaringin, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Sampah Menumpuk di Stadion Badak Pandeglang, Laskar Biru Turun Tangan, Warga Soroti DLH
Festival Anyer–Panarukan, Kabupaten Serang Hidupkan Kembali Jejak Sejarah yang Menyatukan Pulau Jawa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:49

Alasan Bedolan Pamarayan Serang 7 Tahun Mati Suri hingga Dihidupkan Kembali di Era Bupati Zakiyah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:56

Bedolan Pamarayan Kembali Bergelora di Era Bupati Zakiyah Setelah 7 Tahun Mati Suri, UMKM Ikut Bergerak!

Kamis, 17 September 2026 - 22:52

Selat Sunda dan Duka yang Belum Berujung

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:11

Komunitas Info Bercanda Lawan Kepunahan Seni di Pandeglang

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:07

MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page