“Yang pasti kita akan meminta pertanggungjawaban dari BPR. Semua akan dievaluasi,” kata Eki.
Ia menegaskan, DPRD tidak ingin hanya menerima pernyataan bahwa kondisi BPR Serang masih sehat tanpa disertai indikator perbaikan yang jelas.
“Sebelumnya BPR menyampaikan kepada Komisi III bahwa kondisinya sehat. Tapi kami tidak bisa hanya menerima klaim. Yang kami butuhkan adalah bukti berupa perbaikan kinerja dan penurunan kredit macet,” ujar dia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan, apabila kondisi kredit bermasalah terus memburuk dan tidak mampu ditangani secara efektif, DPRD tidak menutup kemungkinan merekomendasikan langkah yang lebih drastis, termasuk evaluasi total terhadap manajemen perusahaan.
“Kalau memang kredit macet ini semakin sulit ditangani, tentu semua opsi bisa dibahas, termasuk kemungkinan perombakan total. Tidak ada yang tidak mungkin dalam upaya menyelamatkan BPR,” katanya.
Meski demikian, DPRD masih memberikan kesempatan kepada manajemen BPR Serang untuk menunjukkan inovasi dan strategi baru dalam memperbaiki kualitas kredit.
“Sampai saat ini kami masih berharap BPR punya inovasi. Kalau berjalan biasa-biasa saja, saya kira tidak akan ada perubahan yang signifikan,” tutur Eki.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com