Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Wamenkop Ingin Koperasi Desa Merah Putih di Banten Jadi Tulang Punggung

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:23

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah saat memberikan keterangan pers di Pendopo Gubernur Banten. (Dirhat/Total Banten)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah menegaskan Koperasi Desa Merah Putih harus dikelola secara profesional agar mampu bersaing dengan badan usaha lainnya sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi desa di Provinsi Banten.

Menurut Farida, koperasi memiliki peran penting dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional yang dicanangkan Presiden RI sebesar 8 persen.

“Bapak Presiden Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi 8 persen. Maka pertumbuhan itu harus mendapat sumbangsih dari koperasi,” ujar Farida usai menghadiri kegiatan di Serang, Jumat (12/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, tantangan koperasi saat ini adalah meningkatkan daya saing di tengah perkembangan zaman. Karena itu, koperasi harus dikelola secara profesional dan adaptif terhadap perubahan ekonomi maupun teknologi.

“Koperasi harus dikelola secara profesional agar bisa bersaing dengan badan usaha lain. Satu-satunya cara agar koperasi bisa mengambil peran lebih besar adalah dengan memiliki daya saing,” katanya.

Farida berharap koperasi di Banten, khususnya Koperasi Desa Merah Putih, mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi pusat aktivitas ekonomi di tingkat desa dan kelurahan dengan mengelola potensi serta aset yang dimiliki masing-masing wilayah.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan
DPRD Desak BPR Serang Cari Terobosan Baru, Kredit Bermasalah Tembus Rp30 Miliar
Debitur Karyawan Kena PHK Jadi Penyumbang Terbesar Kredit Macet di BPR Serang
Kredit Macet di BPR Serang Tembus Rp30 Miliar, Pemkab Dorong Pembentukan Satgas
Tirta Al Bantani Masuk Bisnis AMDK, Pelayanan Air Bersih ke Masyarakat Berkurang?
Bisnis Air dalam Kemasan, Tirta Al Bantani Kerjasama dengan PT Michigan Quality Water
NTP Banten Mei 2026 Naik Menjadi 110,57: Sektor Padi Menguat, Sektor Peternakan Lesu
Ekspor Banten Sentuh Rp20,6 Triliun pada April 2026, Impor Masih Tiga Kali Lipat Lebih Besar

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:09

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:23

Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Wamenkop Ingin Koperasi Desa Merah Putih di Banten Jadi Tulang Punggung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30

DPRD Desak BPR Serang Cari Terobosan Baru, Kredit Bermasalah Tembus Rp30 Miliar

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:02

Debitur Karyawan Kena PHK Jadi Penyumbang Terbesar Kredit Macet di BPR Serang

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:22

Kredit Macet di BPR Serang Tembus Rp30 Miliar, Pemkab Dorong Pembentukan Satgas

Berita Terbaru

Exit mobile version