Transformasi Pendidikan Tanah Jawara: Empat Sekolah di Banten Terpilih Menjadi SMA Unggul Garuda

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:49

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Andra Soni Bersama Siswa Sekolah Unggul Garuda Provinsi Banten dok; (Ipung)

TOTALBANTEN.COM, SERANG– Sebanyak empat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) di Provinsi Banten resmi ditetapkan sebagai bagian dari 30 SMA Unggul Garuda Transformasi 2026. Program prestisius yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia ini menjadi tonggak baru dalam akselerasi mutu pendidikan di wilayah ‘Tanah Jawara’.

Keempat satuan pendidikan yang terpilih tersebut adalah SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) di Kabupaten Pandeglang, MA Ibad Ar Rahman di Kabupaten Pandeglang, serta SMA Kharisma Bangsa dan SMA Labschool Cirendeu yang keduanya berlokasi di Kota Tangerang Selatan.

Penetapan ini didasarkan pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 November 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini merefleksikan komitmen strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang sains dan teknologi demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Fondasi Menuju Perguruan Tinggi Kelas Dunia

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaluddin, menegaskan bahwa keikutsertaan Banten dalam program SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT) bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret untuk membangun ekosistem pendidikan berstandar global.

“Langkah besar ini merupakan manifestasi visi Pemerintah Provinsi untuk mengakselerasi transformasi pendidikan di Banten. Program pengayaan prestisius ini dirancang bagi sekolah dengan rekam jejak akademik tinggi, guna membimbing putra-putri daerah menembus berbagai perguruan tinggi terbaik dunia,” ujar Jamaluddin di Serang, Minggu (14/6/2026).

Dalam menjaga mutu kurikulum dan proses pembinaan, Kemdiktisaintek melibatkan Tim Pakar dari berbagai perguruan tinggi papan atas nasional, seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Tokoh akademisi seperti Prof. Dr. Awaluddin Tjalla, M.Pd., M.Psi. dan Prof. Dr. Fatimah Arofiati Noor, S.Si., M.Si. turut mengawal implementasi program ini agar tetap mengacu pada standar internasional.

Secara nasional, pemerintah membidik target ambisius: mentransformasikan sebanyak 80 sekolah menjadi SMA Unggul Garuda dalam kurun waktu lima tahun (2025–2029). Provinsi Banten mengawali langkah ini dengan mengirimkan empat perwakilannya untuk mulai mengimplementasikan program pada tahun ajaran 2026.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

80 PKBM di Kabupaten Serang Terima Hibah Rp15 Miliar dari APBD 2026
SPMB Banten 2026 Diuji di Hari Pertama, Masih Ada Kesenjangan Pemahaman Orang Tua
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:26

80 PKBM di Kabupaten Serang Terima Hibah Rp15 Miliar dari APBD 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:00

SPMB Banten 2026 Diuji di Hari Pertama, Masih Ada Kesenjangan Pemahaman Orang Tua

Berita Terbaru

Exit mobile version