Darurat Sampah Tangsel: TPA Cipeucang Kolaps, Kota Angrek Jadi Kota Sampah?

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah tampak menumpuk di pinggir jalan Tangerang Selatan.

Sampah tampak menumpuk di pinggir jalan Tangerang Selatan.

“Kita kaji dulu pengolahannya dan teknis pencegahan agar Cilowong tidak ikut overload,” tegasnya.

Analisis Data: Bom Waktu yang Meledak

Manajer Kampanye WALHI, Dwi Sawung, menyebut krisis ini sebagai kegagalan sistemik. Tangsel dinilai terlalu bergantung pada paradigma lama yakni kumpul-angkut-buang tanpa ada upaya serius pengurangan di hulu.

“Jadi ini bukan sebuah peristiwa yang tiba-tiba ya sebenarnya dan sudah terlihat beberapa kali timbul masalah dari si TPA Tangsel sendiri,” tutur Dwi.

Data menunjukkan, TPA Cipeucang (seluas 16,485 hektare) hanya mampu menampung 300 hingga 400 ton sampah per hari. Padahal, volume sampah harian yang dihasilkan Tangsel hampir menyentuh 1.000 ton, berdasarkan asumsi tingkat produksi sampah masyarakat sebesar 0,6 kilogram dikali 1,4 juta jiwa.

BACA JUGA :  GILA! Kali Ciputat "Lenyap" Jadi Mall Bintaro XChange, DPRD Curiga Ada Pelanggaran Tata Ruang

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Gak Ada Kerasa Apa-apa”: Suara Sumbang Warga di HUT Banten ke-26
Pemkot Serang Terima Setoran Rp1,7 Miliar dari Pelanggar Perda, Budi Rustandi; Itu Kan Bukan Saya!
Pemkot Serang Tiga Tahun Terima Setoran Pelanggar Perda, Nilainya Capai Rp1,7 Miliar
Pemkot Serang Diduga Terima Kompensasi Rp720 Juta dari Pelanggar RTRW, Apa Dasar Perhitungannya?
Buramnya Tata Kelola Ruang Banten di Balik Aktivitas Tambang Kragilan
Dugaan Penyalahgunaan Wewenang hingga Kolusi di Balik Pengadaan Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar Pemprov Banten
“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir
Bojonegara Kabupaten Serang dalam Pusaran Reklamasi: Laut Menyusut, Konflik Membesar

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:15

“Gak Ada Kerasa Apa-apa”: Suara Sumbang Warga di HUT Banten ke-26

Jumat, 18 September 2026 - 08:27

Pemkot Serang Terima Setoran Rp1,7 Miliar dari Pelanggar Perda, Budi Rustandi; Itu Kan Bukan Saya!

Kamis, 17 September 2026 - 12:14

Pemkot Serang Tiga Tahun Terima Setoran Pelanggar Perda, Nilainya Capai Rp1,7 Miliar

Minggu, 13 September 2026 - 16:36

Pemkot Serang Diduga Terima Kompensasi Rp720 Juta dari Pelanggar RTRW, Apa Dasar Perhitungannya?

Jumat, 4 September 2026 - 03:52

Buramnya Tata Kelola Ruang Banten di Balik Aktivitas Tambang Kragilan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page