Jejak Desainer dari Milan: Membangun ‘Tembok Anti-Rentenir’ Lewat Koperasi Fesyen Rhamala Serang

Jumat, 31 Oktober 2025 - 19:04

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan MoU saat peluncuran Kampung Fashion Rhamala (Dok)

Saat ini, Kampung Fashion Rhamala telah berhasil memberdayakan 50 warga lokal, sebagian besar ibu rumah tangga, yang kini menjadi anggota Koperasi RVM. Manfaatnya dirasakan langsung.

“Alhamdulillah saya bisa meningkatkan taraf hidup keluarga sejak bergabung dengan Koperasi ini,” ungkap Sufianah, salah seorang anggota koperasi, bersemangat.

Lia Amalia sendiri adalah sosok kunci di balik kesuksesan Rhamala. Ia dikenal sebagai desainer yang gigih membawa kekayaan budaya Banten ke kancah mode.

Pada Mei 2025, ia bahkan dinobatkan sebagai Perempuan Inspiratif oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni.

Rancangan khasnya pada Rhamala Hijab terkenal berkat perpaduan elegan antara kain tenun lokal Banten, seperti Tenun Baduy, yang menjelma menjadi baju modest fashion dengan sentuhan etnik modern.

Karya Lia telah teruji di berbagai ajang nasional dan internasional, mulai dari lolos IKRA (Industri Kreatif Syariah Indonesia) Bank Indonesia Perwakilan Banten, hingga berpartisipasi dalam Jakarta Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) 2023-2025 melalui kolaborasi dengan desainer Malaysia dan Indonesia.

Kehadiran produk-produk Rhamala kini mulai merambah pasar global, menjadikan Serang sebagai salah satu titik produksi fesyen berskala internasional.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan
Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Wamenkop Ingin Koperasi Desa Merah Putih di Banten Jadi Tulang Punggung
80 PKBM di Kabupaten Serang Terima Hibah Rp15 Miliar dari APBD 2026
DPRD Desak BPR Serang Cari Terobosan Baru, Kredit Bermasalah Tembus Rp30 Miliar
Perda Bangunan Gedung Direvisi, DPUPR Kabupaten Serang Target Rp25 Miliar dari PBG
Debitur Karyawan Kena PHK Jadi Penyumbang Terbesar Kredit Macet di BPR Serang
Aset Pemkab Serang Diduga Digarap PT Elok Abadi Nusantara, DPRKP Siapkan Teguran
Kredit Macet di BPR Serang Tembus Rp30 Miliar, Pemkab Dorong Pembentukan Satgas

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:09

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:23

Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Wamenkop Ingin Koperasi Desa Merah Putih di Banten Jadi Tulang Punggung

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:26

80 PKBM di Kabupaten Serang Terima Hibah Rp15 Miliar dari APBD 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30

DPRD Desak BPR Serang Cari Terobosan Baru, Kredit Bermasalah Tembus Rp30 Miliar

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:45

Perda Bangunan Gedung Direvisi, DPUPR Kabupaten Serang Target Rp25 Miliar dari PBG

Berita Terbaru

Exit mobile version