Saat ini, Kampung Fashion Rhamala telah berhasil memberdayakan 50 warga lokal, sebagian besar ibu rumah tangga, yang kini menjadi anggota Koperasi RVM. Manfaatnya dirasakan langsung.
“Alhamdulillah saya bisa meningkatkan taraf hidup keluarga sejak bergabung dengan Koperasi ini,” ungkap Sufianah, salah seorang anggota koperasi, bersemangat.
Lia Amalia sendiri adalah sosok kunci di balik kesuksesan Rhamala. Ia dikenal sebagai desainer yang gigih membawa kekayaan budaya Banten ke kancah mode.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada Mei 2025, ia bahkan dinobatkan sebagai Perempuan Inspiratif oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni.
Rancangan khasnya pada Rhamala Hijab terkenal berkat perpaduan elegan antara kain tenun lokal Banten, seperti Tenun Baduy, yang menjelma menjadi baju modest fashion dengan sentuhan etnik modern.
Karya Lia telah teruji di berbagai ajang nasional dan internasional, mulai dari lolos IKRA (Industri Kreatif Syariah Indonesia) Bank Indonesia Perwakilan Banten, hingga berpartisipasi dalam Jakarta Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) 2023-2025 melalui kolaborasi dengan desainer Malaysia dan Indonesia.
Kehadiran produk-produk Rhamala kini mulai merambah pasar global, menjadikan Serang sebagai salah satu titik produksi fesyen berskala internasional.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
