TOTALBANTEN.COM, SERANG – Kinerja penghimpunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Banten pada awal 2026 menunjukkan tren perlambatan. Hingga Juni 2026, realisasi PAD tercatat sebesar Rp3,45 triliun atau 34,23 persen dari target sekitar Rp10,06 triliun.
Secara persentase, capaian tersebut tidak terpaut jauh dengan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai Rp3,81 triliun atau 32,23 persen dari target sekitar Rp11,83 triliun.
Namun dari sisi nominal, penerimaan PAD mengalami penurunan cukup tajam. Realisasi pendapatan menyusut Rp304,67 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau terkoreksi sekitar 7,99 persen secara tahunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tekanan terbesar berasal dari pos Lain-Lain PAD yang Sah. Pada Juni 2025, realisasi pendapatan dari sektor ini mencapai Rp212,7 miliar. Angka tersebut merosot menjadi hanya Rp28,2 miliar pada Juni 2026, atau turun Rp184,5 miliar setara 86,74 persen.
Kondisi tersebut diperparah dengan belum tercapainya target pada seluruh jenis pajak daerah yang selama ini menjadi tulang punggung penerimaan daerah.
Editor : Imam Maulana
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
