“Jenis narkoba juga terus berkembang. Masyarakat harus tahu modus baru agar tidak tertipu,” ujarnya.
BNN mencatat tingkat penyalahgunaan narkoba di Banten mencapai 1,73 persen atau sekitar 34 ribu orang. Jenis yang paling sering disalahgunakan adalah obat-obatan seperti Dextro dan Eximer yang kerap dicampur dengan minuman penyegar.
Rohmad juga mengimbau masyarakat agar berani melapor jika menemukan penyalahgunaan narkoba.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau ada keluarga yang terjerat narkoba, segera datang ke BNN. Rehabilitasi gratis dan identitas dijamin rahasia,” tegasnya.
DPRD Kota Serang: Lawan Narkoba Harus Kolektif
Komisi IV DPRD Kota Serang juga menyatakan dukungan penuh terhadap sinergi BNN dan NU. Anggota DPRD Syahril Fausi menilai, perang melawan narkoba harus dilakukan secara kolektif antara pemerintah, tokoh agama, pesantren, dan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi langkah ini. Upaya melawan narkoba harus melibatkan semua pihak. Kota Serang harus jadi kota yang clear and clean dari narkoba,” ujarnya.
Syahril menegaskan bahwa posisi Banten sebagai penyangga Ibu Kota menjadikannya wilayah rawan.
“Banyak celah masuknya narkoba dari jalur darat dan laut. Karena itu, edukasi masyarakat harus diperkuat,” katanya.
Ia menutup dengan pesan agar langkah pencegahan terus dikedepankan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya
