Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak pada simbol keagamaan semu yang digunakan untuk menutupi kejahatan.
“Ada orang yang tampak saleh, tapi ternyata pelaku narkoba. Simbol agama kadang dijadikan tameng untuk berbuat salah. Ini yang harus kita waspadai,” katanya.
Menurut KH Matin, penurunan moral di kalangan remaja menjadi tantangan besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Anak-anak kini banyak yang melawan guru, bahkan orang tua. Kalau akhlak rusak, narkoba mudah masuk. Karena itu, tokoh agama harus jadi teladan dan penggerak utama dalam membangun karakter,” ujarnya.
BNN: Edukasi Jadi Kunci Kota Serang Bersinar
Kepala BNN Provinsi Banten, Brigjen Pol. Drs. Rohmad Nursahid, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan NU menjadi strategi penting untuk memperluas edukasi bahaya narkoba di kalangan masyarakat religius.
“Awalnya kami fokus ke santri, tapi atas saran para kiai, kami mulai dari pengurus NU. Mereka bisa menyebarkan informasi ini ke pesantren dan jamaah,” jelasnya.
Rohmad menargetkan Kota Serang bisa menjadi wilayah “Bersinar” atau Bersih dari Narkoba.
“Kami ingin masyarakat, khususnya warga Nahdliyin, paham bahaya narkoba dan tahu cara mencegahnya. Kalau belum bisa hilang total, setidaknya kasusnya berkurang,” katanya.
Ia menambahkan, Banten merupakan daerah rawan peredaran narkoba karena memiliki akses strategis lewat darat, laut, dan udara.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya
