Selain mengajarkan kolaborasi, Dimyati menilai catur dapat melatih kesabaran dan ketelitian. Setiap langkah harus diperhitungkan dengan matang karena kesalahan dalam mengambil keputusan dapat memengaruhi keseluruhan strategi.
“Dalam permainan catur, jika salah melangkah akan berdampak buruk, dan ini sama halnya dengan kehidupan. Kita harus memikirkan setiap langkah agar berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak dapat diraih dengan mengandalkan kemampuan sendiri. Dukungan dan peran pihak lain diperlukan agar setiap langkah dapat berjalan menuju tujuan yang sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Catur mengajarkan kita untuk tidak mengorbankan satu sama lain, karena kita tidak bisa berjalan sendirian,” tutur Dimyati.
Turnamen Catur Piala Rektor UIN SMH Banten ini menjadi ajang bagi pelajar tingkat SLTA/sederajat untuk mengasah kemampuan, strategi, dan daya pikir melalui kompetisi. Sebanyak 54 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Banten mengikuti turnamen tersebut.
Editor : Andre S Negara







