FORTEGIF Sulap Bahan Sisa Limbah Jadi Pupuk Organik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Tani Organik Terpadu Indonesia (FORTEGIF) Saat Praktikum Pembuatan Pupuk Organik  di Desa Sukajadi, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang (Pung/totalbanten).

Forum Tani Organik Terpadu Indonesia (FORTEGIF) Saat Praktikum Pembuatan Pupuk Organik di Desa Sukajadi, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang (Pung/totalbanten).

Mikroorganisme kemudian dapat dimanfaatkan untuk membantu proses penguraian bahan organik di lahan pertanian. Namun, penerapannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tanah, jenis tanaman, serta karakteristik larutan yang dibuat.

Ia menambahkan, frekuensi penggunaan pupuk organik dan larutan mikroba tidak bisa disamaratakan. Aplikasinya dapat dilakukan mingguan atau bulanan, bergantung pada jenis produk dan kebutuhan lahan.

FORTEGIF juga memperkenalkan pembuatan pupuk cair berbahan kacang kedelai, tetes beras ketan, molase, dan nanas. Baharudin mencontohkan, larutan tersebut dapat diencerkan untuk aplikasi penyemprotan maupun pengocoran dengan takaran berbeda.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya menyesuaikan dosis dan cara aplikasi dengan kebutuhan tanaman. Penggunaan pupuk buatan sendiri juga perlu dievaluasi agar manfaatnya dapat diukur dan tidak sekadar berdasarkan perkiraan.

Klaim Peningkatan 10–30 Persen Perlu Pembuktian di Lapangan

Baharudin mengaku, berdasarkan pengalaman yang mereka lakukan di sejumlah daerah, pertanian berbasis organik berpotensi memberikan hasil lebih baik dalam jangka panjang. Ia memperkirakan peningkatan kesuburan atau hasil pertanian dapat mencapai 10 hingga 30 persen.

BACA JUGA :  Tambang Diduga Ilegal di Kragilan Disegel, Mendes Yandri; Material Dijual ke PIK

Namun, angka tersebut merupakan perkiraan berdasarkan pengalaman yang disampaikan FORTEGIF. Besaran peningkatan hasil panen tetap perlu dibuktikan melalui pengukuran dan perbandingan produktivitas di lapangan, dengan memperhitungkan jenis tanaman, kondisi tanah, cuaca, serta biaya produksi.

Ia berharap penerapan pertanian organik di Kecamatan Kragilan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga petani tidak hanya memperoleh manfaat dari sisi kesuburan tanah, tetapi juga memiliki alternatif untuk menekan biaya usaha tani.

BACA JUGA :  Identitas Pria yang Tergantung di Pohon Pete Cina Kragilan Terungkap

“Harapannya, melalui pertanian organik, tanah kita semakin baik dan petani semakin mandiri. Kita ingin mengembalikan kondisi tanah agar lebih subur sehingga tanaman bisa tumbuh dengan baik dan hasilnya sesuai harapan petani,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, FORTEGIF mendorong petani Tunas Mekar Terpadu untuk tidak sekadar bergantung pada pupuk yang dibeli dari pasar, tetapi mulai mengenali potensi bahan organik di lingkungan sekitar dan mengolahnya secara tepat untuk mendukung pertanian berkelanjutan.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Serang Perkuat UMKM Lewat Empat Strategi, Bupati Minta Pendampingan hingga Naik Kelas
Pasca Verval 75 Kopdes Rampung 100 Persen dan Siap Beroperasi
Sebelum Beroperasi, 75 KDMP Kabupaten Serang Diuji Kelayakannya Mulai Besok
Pemkab Serang Batasi Bantuan UEP, Hanya 1.200 UMKM Masuk Target
SPPG di Kabupaten Serang Capai 243, Sebagian Belum Punya Sertifikat Higiene
12.800 Penerima Bansos di Kabupaten Serang Terindikasi Judi Online, 400 Diantaranya Ajukan Sanggah
Kader Gerindra di Banten Dilaporkan Soal Investasi Emas, RM; Ngaku Tak Melakukan
Nelayan Kubang Puji Normalisasi Sungai Bermodal Cangkul, Pemerintah ke Mana?
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Pemkab Serang Perkuat UMKM Lewat Empat Strategi, Bupati Minta Pendampingan hingga Naik Kelas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:38

FORTEGIF Sulap Bahan Sisa Limbah Jadi Pupuk Organik

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:01

Pasca Verval 75 Kopdes Rampung 100 Persen dan Siap Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 - 18:28

Sebelum Beroperasi, 75 KDMP Kabupaten Serang Diuji Kelayakannya Mulai Besok

Senin, 28 September 2026 - 20:07

Pemkab Serang Batasi Bantuan UEP, Hanya 1.200 UMKM Masuk Target

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page