Sertifikasi Aset Tanah Pemkab Serang Baru 55 dari Target Ratusan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hariyanto Tjanning, Kasubid Penatausahaan, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (Pung/totalbanten).

Hariyanto Tjanning, Kasubid Penatausahaan, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (Pung/totalbanten).

Beberapa di antaranya disebut seperti kawasan Alun-alun Anyer, lahan Satamtu, lahan masjid di Kerajilan, lahan SD Kecamatan 2, serta lahan kosong yang diperuntukkan bagi pembangunan SD.

Menurut Hariyanto, ketika aset sudah masuk ranah hukum, pihaknya tidak bisa memastikan kapan persoalan tersebut dapat diselesaikan karena sangat bergantung pada proses persidangan.

Meski demikian, BPKAD mengklaim tetap melakukan berbagai langkah untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kalau dia bermasalah hukum itu susah kita prediksikan pemberesannya. Karena persidangan-persidangan kita tidak tahu. Tetapi langkah yang dilakukan tetap mengikuti proses,” katanya.

Target 250, Capaian Baru 55

Persoalan tersebut menjadi semakin serius karena target sertifikasi aset tahun 2026 ditetapkan sebanyak 250 bidang. Namun hingga triwulan III, realisasinya baru 55 sertifikat.

Artinya, masih terdapat pekerjaan besar yang harus dikejar pada sisa waktu tahun anggaran 2026.

BACA JUGA :  Situ Rawa Enang "Dicaplok" Bangunan, DPUPR Banten Geram Gandeng Kejati

Hariyanto mengatakan target tersebut sebelumnya bahkan lebih tinggi. Berdasarkan target yang dibahas dalam koordinasi, angka yang sempat muncul mencapai 500 bidang. Namun target kemudian disesuaikan menjadi 250 bidang dengan mempertimbangkan kondisi objektif di lapangan.

“Kita target itu dari MCP KPK 500. Tapi setelah dideteksi semua, bisa juga mengusulkan target. Kalau tidak tercapai buat apa? Makanya yang realistis saja,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bupati Serang Klaim Rasio Elektrifikasi Capai 99,9 Persen, Pulau Tunda Masih Menunggu

Ia mencontohkan capaian tahun 2025 yang ditargetkan 200 bidang, namun realisasinya hanya sekitar 201 bidang.

Karena itu, target 2026 kemudian disesuaikan menjadi 250 bidang.

Namun, angka tersebut pun hingga triwulan III belum mampu dikejar secara maksimal.

Terkendala Pihak Eksternal

BPKAD menyebut salah satu kendala terbesar berada pada faktor eksternal yang berada di luar kewenangan Pemkab Serang.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook
Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:25

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page