“Tadinya kita rencananya hanya kecil-kecilan saja, kan namanya mini turnamen. Target peserta sekitar 15 sampai 30 orang saja, tapi sekarang jadinya malah 40 pasang,” katanya.
Padel, olahraga yang memadukan sejumlah unsur tenis dan squash, belakangan mulai diminati kalangan dokter di wilayah Banten. Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk menyalurkan hobi di luar aktivitas pelayanan kesehatan.
“Tujuannya sebenarnya menjadi wadah silaturahmi dan untuk menyalurkan hobi kami. Sekarang lagi banyak main padel dokter-dokter, baik dokter gigi maupun dokter spesialis. Kita kumpulkan di sini,” kata Nila.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua IDI Cabang Banten Barat, Setiagung Ambari Wibowo, mengatakan turnamen tersebut merupakan salah satu upaya organisasi memfasilitasi minat olahraga para dokter di wilayah Banten bagian barat.
“Ini merupakan salah satu kegiatan hobi para dokter yang ada di area Serang, Cilegon, Pandeglang. Sudah banyak yang punya hobi padel, kita coba fasilitasi. Jadi di sini kita mencoba menyehatkan para dokter dan juga memperkuat hubungan silaturahmi mereka sendiri,” kata Wibowo.
Menurut Wibowo, kegiatan olahraga di lingkungan IDI Banten Barat tidak terbatas pada padel. Para dokter juga memiliki sejumlah komunitas olahraga lain, salah satunya mini soccer.
“Kalau perkumpulan olahraga kita ada. Kita pernah main mini soccer dengan Pandeglang, kemudian dengan rumah sakit. Tahun kemarin kita mengadakan fun run untuk warga Serang,” ujarnya.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







