Fraksi PDI Perjuangan Kawal Perubahan APBD Kabupaten 2026

Rabu, 2 September 2026 - 12:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Serang Minta LKPJ Bupati Mengacu Permendagri Nomor 19 Tahun 2024

Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Serang Minta LKPJ Bupati Mengacu Permendagri Nomor 19 Tahun 2024

Pada sisi belanja, anggaran Kabupaten Serang mengalami peningkatan dari Rp3,341 triliun menjadi Rp3,468 triliun. Dengan demikian, terdapat penambahan sekitar Rp127 miliar.

Perubahan tersebut dinilai perlu dikawal agar peningkatan kapasitas anggaran tidak berhenti pada perubahan angka dalam dokumen APBD. Fraksi PDI Perjuangan mendorong agar tambahan ruang fiskal tersebut diterjemahkan ke dalam program yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Salah satu perhatian yang disampaikan berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Peningkatan pendapatan daerah, menurut Fraksi PDI Perjuangan, perlu diikuti kebijakan belanja yang memperkuat pembangunan infrastruktur serta fasilitas publik yang dibutuhkan masyarakat.

“Perubahan APBD harus benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Serang,” menjadi salah satu penegasan dalam pandangan Fraksi PDI Perjuangan.

Orientasi tersebut juga berkaitan dengan pelaksanaan program pemerintah daerah. Dengan waktu pelaksanaan APBD 2026 yang semakin terbatas, Fraksi PDI Perjuangan mendorong Pemerintah Kabupaten Serang mempercepat realisasi program dan kegiatan pada setiap Organisasi Perangkat Daerah.

BACA JUGA :  Drama RAPBD 2026 Kabupaten Serang; Sekda Dituding Biang Kerok Pembahasan Molor

Target pendapatan dan belanja yang telah ditetapkan perlu diikuti dengan perencanaan dan pelaksanaan yang optimal. Program yang belum berjalan sesuai rencana, termasuk belanja modal, perlu dievaluasi sehingga anggaran yang tersedia dapat digunakan secara efektif.

Perhatian yang sama diberikan terhadap tingkat penyerapan anggaran. Apabila terdapat OPD atau kegiatan dengan serapan rendah, pemerintah daerah didorong melakukan evaluasi terhadap penyebabnya. Anggaran yang belum dapat direalisasikan secara optimal dapat ditata kembali agar penggunaannya lebih sesuai dengan program prioritas.

BACA JUGA :  RDP DPRD di Tengah Banjir Kabupaten Serang, Akademisi Untirta; Sangat Penting, Apa yang Salah?

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page