TOTALBANTEN.COM, SERANG – Aroma ketegangan politik kembali menyelimuti ruang-ruang pembahasan anggaran di Kabupaten Serang.
Alih-alih merancang belanja daerah demi kepentingan publik, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2026 justru tersandera oleh gagalnya komunikasi antara eksekutif dan legislatif.
Drama ini mencapai klimaks pada Selasa (25/11/2025). Di sebuah hotel di Kota Serang, Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Serang secara terbuka menumpahkan kekecewaan mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sasaran tembak utama adalah Sekretaris Daerah (Sekda), yang merupakan komandan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Memoar di Balik Meja Rapat
Legislator menuding TAPD telah gagal membangun jembatan komunikasi yang efektif. Keterlambatan proses pembahasan bukan lagi sekadar jadwal yang molor, melainkan indikasi bahwa ada arogansi yang bermain di tubuh birokrasi.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






