Sempat Menghilang, Pengacara Tersangka Mafia Tanah Rp24 Miliar Akhirnya Ditahan Polda Banten

Selasa, 1 September 2026 - 18:34

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : Pengacara Abdul Wahab, tersangka kasus dugaan mafia tanah senilai Rp24 miliar di Kota Serang, Dok (Ist/Totalbanten.com)

Padahal, Kohir 1907 dan Kohir 1319 berada di lokasi berbeda. Jarak kedua bidang tanah tersebut disebut mencapai sekitar satu kilometer.

Meski demikian, Jainudin diduga tetap memproses permohonan Holid Arman dengan menerbitkan sejumlah dokumen, di antaranya surat keterangan tidak sengketa, surat penguasaan fisik, serta keterangan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT).

Setelah dokumen tersebut terbit, Holid Arman dan Wahab disebut melakukan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) atas tanah seluas sekitar 8.600 meter persegi yang diklaim sebagai milik ahli waris Iskandar.

Atas dasar PPJB tersebut, Wahab diduga menggunakan alat berat untuk menggusur lahan yang ditaksir memiliki nilai mencapai Rp24 miliar.

“Penggusuran ini dilakukan pada November 2025 lalu,” ujar Karmana, yang merupakan pensiunan anggota Polri.

Penggusuran tersebut kemudian diketahui oleh ahli waris Iskandar. Mereka sempat melaporkan perkara tersebut ke Polda Banten.

Namun, laporan awal itu tidak berlanjut ke tahap penyidikan karena dinilai belum memiliki bukti yang cukup.

Ahli waris Iskandar kemudian kembali membuat laporan pada Selasa, 26 Mei 2026 dengan membawa bukti tambahan.

“Penyidik kemudian menerbitkan Surat Perintah Penyidikan pada 1 Juli 2026 dan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada 2 Juli 2026,” tutur Karmana.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Jejak 5 Jurnalis Hilang Saat Liput GAK Masih Misterius
Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos
Dugaan Pungli Pengadaan Kambing, Dinas Pertanian Pandeglang Sebut Pihak Ketiga dari Dewan
Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif
7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk
Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK
5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:55

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Jejak 5 Jurnalis Hilang Saat Liput GAK Masih Misterius

Kamis, 10 September 2026 - 16:58

Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos

Kamis, 10 September 2026 - 15:49

Dugaan Pungli Pengadaan Kambing, Dinas Pertanian Pandeglang Sebut Pihak Ketiga dari Dewan

Kamis, 10 September 2026 - 15:26

Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif

Rabu, 9 September 2026 - 22:40

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Berita Terbaru

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page

Exit mobile version