Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Wamenkop Ingin Koperasi Desa Merah Putih di Banten Jadi Tulang Punggung

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:23

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah saat memberikan keterangan pers di Pendopo Gubernur Banten. (Dirhat/Total Banten)

“Potensi setiap desa berbeda-beda. Jika potensinya pertanian, maka harus dikelola dan dikomersialisasikan. Jika memiliki potensi wisata, maka didorong menjadi desa wisata. Begitu juga sektor kelautan maupun UMKM, semuanya harus dikembangkan sesuai karakteristik daerah masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi pemerintah daerah agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan.

Terkait perkembangan program Koperasi Desa Merah Putih secara nasional, Farida menyebut pembangunan dan operasionalisasi koperasi terus berjalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan laporan yang kami terima, sekitar 22 ribu unit masih dalam proses pembangunan. Sebanyak 12.300 unit sudah selesai 100 persen, sementara titik lokasi yang telah terkumpul mencapai 35 ribu. Untuk koperasi yang sudah mulai beroperasi sebanyak 1.061 unit yang beberapa waktu lalu diresmikan Presiden Prabowo di Nganjuk,” katanya.

Pemerintah, lanjut Farida, menargetkan hingga Agustus 2026 sebanyak 30 ribu bangunan Koperasi Desa Merah Putih yang telah selesai dapat mulai beroperasi.

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan program pendidikan dan pelatihan bagi 35 ribu manajer Koperasi Desa Merah Putih yang nantinya akan ditempatkan di berbagai daerah untuk mengelola koperasi secara profesional.

Sementara itu, Gubernur Banten mengatakan koperasi memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan
DPRD Desak BPR Serang Cari Terobosan Baru, Kredit Bermasalah Tembus Rp30 Miliar
Debitur Karyawan Kena PHK Jadi Penyumbang Terbesar Kredit Macet di BPR Serang
Kredit Macet di BPR Serang Tembus Rp30 Miliar, Pemkab Dorong Pembentukan Satgas
Tirta Al Bantani Masuk Bisnis AMDK, Pelayanan Air Bersih ke Masyarakat Berkurang?
Bisnis Air dalam Kemasan, Tirta Al Bantani Kerjasama dengan PT Michigan Quality Water
NTP Banten Mei 2026 Naik Menjadi 110,57: Sektor Padi Menguat, Sektor Peternakan Lesu
Ekspor Banten Sentuh Rp20,6 Triliun pada April 2026, Impor Masih Tiga Kali Lipat Lebih Besar

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:09

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:23

Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Wamenkop Ingin Koperasi Desa Merah Putih di Banten Jadi Tulang Punggung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30

DPRD Desak BPR Serang Cari Terobosan Baru, Kredit Bermasalah Tembus Rp30 Miliar

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:02

Debitur Karyawan Kena PHK Jadi Penyumbang Terbesar Kredit Macet di BPR Serang

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:22

Kredit Macet di BPR Serang Tembus Rp30 Miliar, Pemkab Dorong Pembentukan Satgas

Berita Terbaru

Exit mobile version