Jejak PT ABM Banten; Dari Ambisi Hilirisasi ke Ladang Korupsi Puluhan Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 10:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Agro Bisnis Mandiri yang didirikan Pemerintah Provinsi Banten memiliki rekam jejak kelam, tak lepas dari bayang-bayang korupsi. (Foto. Dok/AI)

PT Agro Bisnis Mandiri yang didirikan Pemerintah Provinsi Banten memiliki rekam jejak kelam, tak lepas dari bayang-bayang korupsi. (Foto. Dok/AI)

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Desember 2025, tersisa dana sekitar Rp20 miliar. Selisih penggunaan anggaran ini memantik pertanyaan, bahkan disorot Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah.

Sejumlah penggunaan dana pun diduga bermasalah. Sekitar Rp60 miliar digunakan untuk berbagai aktivitas, termasuk kerja sama bisnis yang kini berujung persoalan hukum.

Sebagian dana ditempatkan dalam deposito di Bank Banten dan bank lain dengan nilai antara Rp12 miliar hingga Rp42,5 miliar. Penempatan ini diduga tidak transparan dan mengarah pada konflik kepentingan.

Di tengah persoalan itu, kasus dugaan korupsi pengadaan minyak goreng curah sebanyak 1.200 ton senilai Rp20,4 miliar dibongkar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.

Kasus ini menyeret Plt Direktur ABM, Yoga Utama, yang ditahan bersama Direktur PT Karyacipta Agromandiri Nusantara, Andreas Andrianto Wijaya, pada November 2025.

Di awal 2026 Kejaksaan Tinggi Banten kembali mengendus adanya dugaan korupsi program Banten Berkurban periode 2020-2024 di PT ABM, yang kini tengah di dalami.

BACA JUGA :  Skandal Pelecehan Seksual di SMPN Tangerang: Oknum Wakepsek Diduga Berulang Kali Cabuli Siswa Sesama Jenis

Editor : Andre Sumanegara

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Berita Terbaru