Jejak PT ABM Banten; Dari Ambisi Hilirisasi ke Ladang Korupsi Puluhan Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 10:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Agro Bisnis Mandiri yang didirikan Pemerintah Provinsi Banten memiliki rekam jejak kelam, tak lepas dari bayang-bayang korupsi. (Foto. Dok/AI)

PT Agro Bisnis Mandiri yang didirikan Pemerintah Provinsi Banten memiliki rekam jejak kelam, tak lepas dari bayang-bayang korupsi. (Foto. Dok/AI)

Mantan Direktur Utama berinisial SW, mantan Direktur Operasional IM, mantan Komisaris Independen HB, serta mantan Komisaris Utama MU. Kepala Satuan Pemeriksa Internal (SPI) berinisial SA telah dimintai keterangan terkait masalah ini.

Kejaksaan Tinggi Banten juga menggeledah kantor ABM di ruko Sukses 2.28, Jalan KH Abdul Latif, Kota Serang, Kamis sore, 16 April 2026. Dari lokasi tersebut, penyidik mengamankan sekitar 90 bundel dokumen dan satu unit CPU.

BACA JUGA :  Dualisme Pemungut Pajak di Kota Tangerang, Tabrak Aturan?

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Banten, Jonathan Suranta Martua, menyebut penggeledahan merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi pengelolaan keuangan perusahaan periode 2020–2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Barang bukti yang disita akan digunakan untuk memperkuat konstruksi perkara. Ada indikasi pengelolaan keuangan tidak mengacu pada ketentuan, termasuk Permendagri Nomor 118 Tahun 2018 dan SOP internal,” ujarnya.

BACA JUGA :  Belum Kantongi PBG, Arena Padel di Serpong Disetop Sementara

Menurut dia, penyimpangan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian keuangan daerah. Hingga kini, penyidik belum menetapkan tersangka dan masih mendalami peran masing-masing pihak.

Rangkaian peristiwa ini memperlihatkan kontras tajam antara tujuan awal pendirian ABM dan realitas yang terjadi. Dari perusahaan yang diharapkan menjadi penggerak ekonomi petani dan peternak, ABM kini justru diduga berubah menjadi ladang korupsi.

BACA JUGA :  Bos Gojek Nadiem Makarim Jadi Tersangka Kasus Korupsi Laptop Senilai Rp9,3 Triliun

Editor : Andre Sumanegara

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar
Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi
Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama
Reklame Raksasa Tiba-Tiba Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, PBG Dipertanyakan
Nekat Beraksi Siang Bolong! Motor Scoopy Raib Digondol Maling Saat Pemilik Belanja di Minimarket
Mas Bahlil Ganteng : Politisi Golkar Anggap Tak Masalah
Kasus Penganiayaan Pelajar di Pandeglang Masih Berproses, Polisi Tak Larang Korban Bicara ke Media, Tapi?
Serapan APBD Kabupaten Serang Baru 24,84 Persen, Didominasi Belanja Pegawai
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:57

Debt Collector Sikat Anggota Brimob Polda Banten, Dua Orang Terkapar

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:29

Inflasi Banten Capai 2,70 Persen pada Mei 2026, Lebak Tertinggi

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56

Banten Menuju Fase Penduduk Menua, Bonus Demografi Masih Jadi Modal Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:16

Reklame Raksasa Tiba-Tiba Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, PBG Dipertanyakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:14

Mas Bahlil Ganteng : Politisi Golkar Anggap Tak Masalah

Berita Terbaru