Pengamat Bongkar Alasan Neraca Perdagangan Banten Tertekan Hingga Ekspor Anjlok

Kamis, 9 April 2026 - 18:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Ekonomi Mengungkap Faktor Penyebab Angka Ekspor Anjlok di Provinsi Banten

Pengamat Ekonomi Mengungkap Faktor Penyebab Angka Ekspor Anjlok di Provinsi Banten

Ia menambahkan, dinamika geopolitik global turut memperburuk situasi. Ketegangan di kawasan Timur Tengah, menurut dia, berdampak pada rantai pasok dan distribusi perdagangan internasional.

“Gangguan geopolitik membuat transportasi ekspor-impor terganggu. Ini bisa menekan permintaan sekaligus distribusi barang,” kata dia.

Dari sisi komoditas, penurunan tajam terjadi pada sektor pertanian. Ekspor sektor ini tercatat merosot hingga 18,25 persen dibandingkan tahun lalu.

Sutisna menduga penurunan tersebut berkaitan dengan menyusutnya kapasitas produksi dalam negeri.

Ia mencontohkan komoditas kakao yang mengalami penurunan signifikan.

“Kemungkinan karena luasan perkebunan berkurang, sehingga produksi menurun dan berdampak langsung pada ekspor,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi ini menjadi sinyal negatif bagi perekonomian Banten. Pasalnya, struktur ekonomi wilayah ini masih ditopang sektor pertanian di bagian selatan dan industri pengolahan di wilayah utara keduanya tengah mengalami tekanan.

BACA JUGA :  Awas! 'Plang Kematian' KKM 69 di Desa Kemuning, Pengingat Keras Soal Sampah Plastik

Di tengah pelemahan ekspor, impor justru meningkat signifikan. Namun, Sutisna melihat fenomena ini tidak sepenuhnya negatif.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai Hingga Kepala Daerah di Kota Serang Diguyur Insentif Pemungutan Pajak Rp21,75 Miliar
Dua Dekade Menunggu Rumah Layak, Tangis Kartika Pecah Saat Menerima Kunci Harapan Baru
Tiga OPD di Kabupaten Serang Kuasai Separuh Anggaran Sewa Hotel Rp8,31 Miliar
Sewa Hotel Rp8,31 Miliar Kerap di Luar Daerah, Kabag Perekonomian Sentil OPD Kabupaten Serang
Mantan Wali Kota Serang Syafrudin Meninggal Dunia di Rumah Sakit
Pengamat Soroti Ketimpangan Ekonomi Banten, Meksi Tumbuh 5,64 Persen
Tulang Punggung Ekonomi Banten Ditopang Industri, Sektor Primer Tertinggal di Tengah Potensi Besar
Raden Toyalis Ahmad Terpilih Aklamasi Ketua PGI Kota Serang Periode 2026-2030
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:42

Pegawai Hingga Kepala Daerah di Kota Serang Diguyur Insentif Pemungutan Pajak Rp21,75 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:27

Dua Dekade Menunggu Rumah Layak, Tangis Kartika Pecah Saat Menerima Kunci Harapan Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:05

Tiga OPD di Kabupaten Serang Kuasai Separuh Anggaran Sewa Hotel Rp8,31 Miliar

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:55

Sewa Hotel Rp8,31 Miliar Kerap di Luar Daerah, Kabag Perekonomian Sentil OPD Kabupaten Serang

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:39

Mantan Wali Kota Serang Syafrudin Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Berita Terbaru