Ekspor Banten Sentuh Rp20,6 Triliun pada April 2026, Impor Masih Tiga Kali Lipat Lebih Besar

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Banten menunjukkan tren positif pada April 2026. Nilai ekspor daerah ini mencapai US$1,26 miliar atau setara sekitar Rp20,6 triliun (asumsi kurs Rp16.300 per dolar AS), meningkat 39,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Namun, peningkatan ekspor tersebut belum mampu menutup tingginya nilai impor yang masih mendominasi aktivitas perdagangan. Pada bulan yang sama, nilai impor Banten tercatat mencapai US$4,06 miliar atau sekitar Rp66,15 triliun, naik 6,86 persen dibandingkan April 2025.

BACA JUGA :  PSEL Tangerang Selatan Masuk Daftar PSN Baru Era Presiden Prabowo, Benyamin: Sudah Siap Teknis!

Dengan demikian, Banten masih mengalami defisit neraca perdagangan sekitar US$2,79 miliar atau setara Rp45,5 triliun dalam satu bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data tersebut tercantum dalam Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten pada 2 Juni 2026.

Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga April 2026 nilai ekspor Banten mencapai US$4,26 miliar atau sekitar Rp69,4 triliun, meningkat 2,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

BACA JUGA :  HUT Banten ke-26, Andra Soni Tekankan Pembangunan Harus Bergerak dan Berdampak

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan ekspor migas yang melonjak hingga 374,69 persen menjadi US$102,04 juta atau sekitar Rp1,66 triliun. Sementara itu, ekspor nonmigas yang menjadi tulang punggung perdagangan Banten tumbuh 0,72 persen menjadi US$4,15 miliar atau sekitar Rp67,7 triliun.

Di antara sepuluh komoditas ekspor nonmigas terbesar, kelompok besi dan baja (HS 72) mencatatkan peningkatan tertinggi. Nilai ekspornya naik 68,51 persen atau bertambah sekitar US$147,87 juta setara Rp2,41 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

BACA JUGA :  17 Kali Beraksi Maling di Serang Dibekuk Polisi, Sita 6 Motor Curian, Dua Komplotannya Masih Diburu

Sebaliknya, komoditas kakao dan olahannya (HS 18) mengalami penurunan terdalam. Nilai ekspor komoditas tersebut menyusut sebesar US$161,61 juta atau sekitar Rp2,63 triliun, turun 38,83 persen dibandingkan Januari-April 2025.

Sumber Berita : BPS Banten

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Serang Perkuat UMKM Lewat Empat Strategi, Bupati Minta Pendampingan hingga Naik Kelas
FORTEGIF Sulap Bahan Sisa Limbah Jadi Pupuk Organik
Pasca Verval 75 Kopdes Rampung 100 Persen dan Siap Beroperasi
Sebelum Beroperasi, 75 KDMP Kabupaten Serang Diuji Kelayakannya Mulai Besok
Pemkab Serang Batasi Bantuan UEP, Hanya 1.200 UMKM Masuk Target
SPPG di Kabupaten Serang Capai 243, Sebagian Belum Punya Sertifikat Higiene
12.800 Penerima Bansos di Kabupaten Serang Terindikasi Judi Online, 400 Diantaranya Ajukan Sanggah
Kader Gerindra di Banten Dilaporkan Soal Investasi Emas, RM; Ngaku Tak Melakukan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Pemkab Serang Perkuat UMKM Lewat Empat Strategi, Bupati Minta Pendampingan hingga Naik Kelas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:38

FORTEGIF Sulap Bahan Sisa Limbah Jadi Pupuk Organik

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:01

Pasca Verval 75 Kopdes Rampung 100 Persen dan Siap Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 - 18:28

Sebelum Beroperasi, 75 KDMP Kabupaten Serang Diuji Kelayakannya Mulai Besok

Senin, 28 September 2026 - 20:07

Pemkab Serang Batasi Bantuan UEP, Hanya 1.200 UMKM Masuk Target

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page