Diduga Jadi Lapak Transaksi Jabatan, Rumah Aspirasi Bupati Lebak Disegel

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Rumah Aspirasi Bupati Lebak yang Disegel. (Dok)

Kondisi Rumah Aspirasi Bupati Lebak yang Disegel. (Dok)

Tak hanya itu. Ia juga menerima informasi dari sejumlah tokoh masyarakat bahwa pihak yang ingin bertemu Bupati Lebak harus melalui relawan yang mengelola rumah aspirasi tersebut.

JB bahkan menyoroti keberadaan relawan politik yang masih aktif meski Pilkada telah usai. Menurut mantan Bupati Lebak dua periode itu, relawan seharusnya membubarkan diri setelah kontestasi politik selesai.

BACA JUGA :  Anggaran Rp73 Miliar Muncul di DPUPR Kabupaten Serang usai Evaluasi APBD, Akademisi: Bisa Jadi Celah Korupsi

“Di berbagai daerah, setelah selesai Pilkada para relawan itu harus membubarkan diri, bukannya terus eksis,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai keberadaan relawan yang terus berada di sekitar kepala daerah justru berpotensi mengganggu kewibawaan pemerintahan.

Di sisi lain, relawan Tim Aspirasi Hasbi Jayabaya, Badri, membantah tudingan bahwa rumah aspirasi tersebut digunakan sebagai tempat “verifikasi” pejabat yang ingin mendapatkan promosi jabatan.

BACA JUGA :  845 Perusahaan Dihukum! Aksi Tegas KLH Sikat Perusak Lingkungan

Menurut Badri, gedung tersebut memang sudah lama diminta untuk dikosongkan oleh pemilik bangunan.

“Sudah lama memang diminta dikosongkan. Katanya mau dijadikan Bank Sinobu,” kata Badri.

Ia menjelaskan rumah aspirasi itu telah berdiri sekitar 10 tahun lalu, sejak Hasbi masih menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Komisi VIII.

BACA JUGA :  Pemprov Banten Buka Pendaftaran Calon Ketua BAZNAS hingga 22 September, Cek Syaratnya di Sini

Editor : Andre Sumanegara

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebutuhan PJU Capai 24 Ribu Titik, Dishub Kab Serang Ngaku Kekurangan Anggaran
Polda Banten Gerebek THM di Serang, Bidik Peredaran Narkoba Modus Vape
Jejak PT ABM Banten; Dari Ambisi Hilirisasi ke Ladang Korupsi Puluhan Miliar
Pembayaran Pajak Kendaraan di Banten Tak Langsung ke RKUD Pemprov
PT ABM Diduga Jadi Ladang Korupsi, Kejati Banten Sita 90 Bundel Berkas dan Periksa Eks Bos!
Dualisme Pemungut Pajak di Kota Tangerang, Tabrak Aturan?
Oknum Jaksa Kejati Banten Diduga Jual Aset Barang Bukti First Travel
Bupati Serang Percepat Penanganan RTLH di Sindangheula, Pastikan Hunian Layak dan Aman
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:05

Kebutuhan PJU Capai 24 Ribu Titik, Dishub Kab Serang Ngaku Kekurangan Anggaran

Sabtu, 18 April 2026 - 13:42

Polda Banten Gerebek THM di Serang, Bidik Peredaran Narkoba Modus Vape

Jumat, 17 April 2026 - 10:23

Jejak PT ABM Banten; Dari Ambisi Hilirisasi ke Ladang Korupsi Puluhan Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 10:11

Pembayaran Pajak Kendaraan di Banten Tak Langsung ke RKUD Pemprov

Jumat, 17 April 2026 - 09:21

PT ABM Diduga Jadi Ladang Korupsi, Kejati Banten Sita 90 Bundel Berkas dan Periksa Eks Bos!

Berita Terbaru