Diduga Jadi Lapak Transaksi Jabatan, Rumah Aspirasi Bupati Lebak Disegel

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Rumah Aspirasi Bupati Lebak yang Disegel. (Dok)

Kondisi Rumah Aspirasi Bupati Lebak yang Disegel. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, LEBAK – Rumah aspirasi milik Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya mendadak disegel. Penutupan itu dilakukan setelah muncul dugaan tempat tersebut menjadi lokasi berkumpul aparatur sipil negara (ASN) yang diduga membahas bahkan melakukan praktik transaksi jabatan.

Pantauan di lokasi, Selasa (10/3/2026), sejumlah barang dari dalam gedung terlihat dikeluarkan oleh pekerja. Di antaranya mukena, bantuan susu untuk ibu hamil, hingga foto Bupati dan Wakil Bupati Lebak yang sudah dibingkai rapi.

BACA JUGA :  Dua Anggota Brimob Diamankan, Diduga Terlibat Pengeroyokan Wartawan dan Staf KLH

Seorang petugas yang ikut mengosongkan bangunan mengaku hanya menjalankan perintah untuk menutup aktivitas di rumah aspirasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya hanya mendapat perintah untuk mengosongkan rumah aspirasi ini, karena diduga dipakai sebagai kantor memverifikasi para PNS yang ingin naik jabatan atau mutasi,” ujarnya kepada wartawan, seraya meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

BACA JUGA :  PT ABM Diduga Jadi Ladang Korupsi, Kejati Banten Sita 90 Bundel Berkas dan Periksa Eks Bos!

Bangunan yang sebelumnya dikenal sebagai kantor relawan kampanye pasangan Hasbi–Amir itu diketahui milik Mulyadi Jayabaya, ayah kandung Hasbi.

Saat dikonfirmasi, JB—sapaan Mulyadi Jayabaya—membenarkan bahwa dirinya yang memutuskan menutup rumah aspirasi tersebut. Ia mengaku menerima berbagai laporan soal aktivitas yang dinilai tidak semestinya terjadi di lokasi itu.

“Betul, rumah aspirasi itu saya tutup karena sering dipakai hal-hal yang tidak benar,” kata JB tegas.

BACA JUGA :  Migrasi Kantor dan Arsip Jadi Kendala, Layanan Adminduk Kabupaten Serang Terhambat

Menurut JB, ia beberapa kali mendapat laporan adanya pejabat pemerintah yang datang menggunakan kendaraan dinas berpelat merah. Mereka disebut kerap berkumpul di rumah aspirasi tersebut.

Editor : Andre Sumanegara

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebutuhan PJU Capai 24 Ribu Titik, Dishub Kab Serang Ngaku Kekurangan Anggaran
Polda Banten Gerebek THM di Serang, Bidik Peredaran Narkoba Modus Vape
Jejak PT ABM Banten; Dari Ambisi Hilirisasi ke Ladang Korupsi Puluhan Miliar
Pembayaran Pajak Kendaraan di Banten Tak Langsung ke RKUD Pemprov
PT ABM Diduga Jadi Ladang Korupsi, Kejati Banten Sita 90 Bundel Berkas dan Periksa Eks Bos!
Dualisme Pemungut Pajak di Kota Tangerang, Tabrak Aturan?
Oknum Jaksa Kejati Banten Diduga Jual Aset Barang Bukti First Travel
Bupati Serang Percepat Penanganan RTLH di Sindangheula, Pastikan Hunian Layak dan Aman
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:05

Kebutuhan PJU Capai 24 Ribu Titik, Dishub Kab Serang Ngaku Kekurangan Anggaran

Sabtu, 18 April 2026 - 13:42

Polda Banten Gerebek THM di Serang, Bidik Peredaran Narkoba Modus Vape

Jumat, 17 April 2026 - 10:23

Jejak PT ABM Banten; Dari Ambisi Hilirisasi ke Ladang Korupsi Puluhan Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 10:11

Pembayaran Pajak Kendaraan di Banten Tak Langsung ke RKUD Pemprov

Jumat, 17 April 2026 - 09:21

PT ABM Diduga Jadi Ladang Korupsi, Kejati Banten Sita 90 Bundel Berkas dan Periksa Eks Bos!

Berita Terbaru